Kucing Pasir, Si Penguasa Gurun, Bisa Gonggong Sahara

Guntur P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Kucing Pasir, Si Penguasa Gurun, Bisa Gonggong Sahara

Gambar atau konten salah?

Suara yang paling sering kita dengar dari kucing adalah mengeong. Namun, ada satu kucing yang berbeda: ia bisa menggonggong seperti anjing. Kucing itu bernama Felis margarita, atau biasa disebut kucing pasir.

Hewan ini satu-satunya anggota keluarga Felidae yang hidup di gurun. Ia berkeliaran di padang pasir, padang semak, dan daerah berpasir di Afrika Utara, Semenanjung Arab, Pakistan, Kazakhstan, hingga Suriah. Di sana, kucing pasir mengandalkan pendengaran tajam untuk mengejar mangsa di malam hari.

Untaian mangsa utamanya adalah hewan pengerat kecil: tikus gurun, gerbil, jird, dan jerboa. Ia juga kadang memburu ular di Gurun Sahara. Setelah memakan, ia sering menutup sisa makanan di pasir, menunggu waktu lain untuk memakannya kembali.

Berukuran kecil, panjang tubuhnya sekitar 45‑57 cm dan beratnya hanya 1‑3 kg. Meski kecil, kucing pasir hidup sendiri dan hanya bertemu saat musim kawin. Ketika siap kawin, ia memanggil pasangan dengan suara menyerupai gonggongan anak anjing atau Chihuahua. Suara ini membuatnya unik dibanding kucing lain.

Keberadaannya di lingkungan yang sangat panas dan dingin membuatnya menakjubkan. Ia dapat bertahan di suhu -5°C hingga 52°C tanpa minum air secara langsung; cairan tubuhnya diambil dari makanan yang dikonsumsinya.

Fisiknya juga disesuaikan dengan gurun. Cakar dilapisi bulu tebal, melindungi dari panas pasir sekaligus memudahkan langkah di permukaan berpasir. Karena bulu tebal, jejaknya hampir tidak terlihat, membuatnya sulit dilacak.

Menurut IUCN, kucing pasir pernah dinyatakan hampir punah pada 2001. Meski begitu, ia masih ditemukan di banyak wilayah gurun. Keberadaannya masih cukup stabil, namun masih perlu perhatian konservasi.

Beberapa subspesies kucing pasir meliputi:

  • Felis margarita margarita – Afrika Utara
  • Felis margarita airensis – Niger
  • Felis margarita harrisoni – Semenanjung Arab
  • Felis margarita meinertzhageni – Sahara
  • Felis margarita thinobia – sekitar Laut Kaspia

Dengan suara yang tidak biasa, kemampuan berburu malam, dan adaptasi luar biasa terhadap suhu ekstrem, kucing pasir menjadi contoh hewan yang menyesuaikan diri dengan lingkungan paling keras di bumi.

kucing pasirFelis margaritagurunsuara gonggonganadaptasi suhu ekstremIUCN hampir punahpemburu malam

Komentar

Memuat komentar...