Kunjungan Wisata Nusa Penida Jadi Penyebab Kemacetan BBM
Gambar atau konten salah?
Klungkung – Kawasan wisata Nusa Penida di Klungkung, Bali, mencatat lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan pada 5 Mei 2026. Peningkatan arus wisata ini memicu antrean panjang kendaraan di beberapa tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM), sehingga menimbulkan kemacetan di beberapa titik.
Antrean kendaraan didominasi oleh mobil angkutan wisata yang mengular, memakan badan jalan dan memperparah kepadatan. Puncak kepadatan terjadi di tiga titik utama: APMS Batumulapan, APMS Sental, dan SPBU Banjar Nyuh. Kendaraan menumpuk hingga memanjang ke jalan raya, menghambat arus lalu lintas.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan personel untuk mengurai kemacetan akibat antrean yang memanjang. “Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih luas, kami telah menurunkan petugas ke titik-titik rawan untuk mengurai arus lalu lintas,” terang Kesuma.
Kesuma menjelaskan bahwa puncak kepadatan dipicu oleh tingginya mobilitas kendaraan wisata, keterbatasan akses jalan, serta jadwal kedatangan wisatawan yang padat dari Pelabuhan Sanur. Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan APMS agar distribusi BBM tetap lancar di tengah permintaan tinggi.
Menurut Kesuma, kondisi ini sudah berlangsung sejak kemarin. Namun, hingga siang hari, situasi berangsur membaik dan antrean kendaraan mulai melandai. “Kondisi ini sudah dari kemarin. Namun hingga siang hari, situasi berangsur membaik dan antrean kendaraan mulai melandai,” terangnya.
Wisatawan dan penyedia jasa transportasi diimbau tetap tertib serta mengatur jadwal pengisian BBM guna menghindari penumpukan pada jam sibuk kedatangan speedboat. Kesuma menegaskan bahwa antrean panjang BBM bukan disebabkan kelangkaan. “Jadi bukan karena kelangkaan BBM, melainkan tingginya permintaan akibat lonjakan wisatawan,” pungkasnya.
Situasi ini menyoroti dampak langsung dari peningkatan kunjungan wisatawan terhadap infrastruktur jalan dan layanan BBM di daerah tersebut, sekaligus menunjukkan respon cepat otoritas setempat dalam mengelola arus lalu lintas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
