Kunjungan Wisman 2026 Naik 8,62% Puncak Sejak 2020

Bima J. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Kunjungan Wisman 2026 Naik 8,62% Puncak Sejak 2020

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia naik sepanjang tahun ini. Pada periode 01 Januari 2026 – 31 Maret 2026, total kunjungan mencapai 3.436.276, meningkat 8,62 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ateng Hartono, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, menyatakan bahwa capaian ini adalah yang tertinggi sejak 2020. Ia menambahkan bahwa pada bulan 31 Maret 2026, kunjungan mencapai 1.088.166, turun 6,17 % secara bulanan namun naik 10,50 % secara tahunan.

"Capaian kunjungan wisman pada Januari-Maret 2026 merupakan capaian tertinggi sejak 2020 yang lalu," kata Ateng dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin, 04 Mei 2026.

Ateng juga menginformasikan bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara selama triwulan pertama 2026 adalah sekitar US$ 1.345,61, setara Rp 23,27 juta (kurs Rp 17.300).

Pengeluaran terbesar dialokasikan untuk akomodasi (37,23 %), diikuti makan dan minum (20,17 %) serta belanja dan cinderamata (11,04 %).

Sumber kunjungan paling banyak berasal dari Malaysia (17,14 %), diikuti Australia (12,01 %) dan Singapura (9,45 %).

"Kunjungan wisman paling banyak melalui Bandara Ngurah Rai. Kunjungan ini didominasi oleh wisatawan yang berkebangsaan dari Australia," jelas Ateng.

Data ini menunjukkan tren positif bagi sektor pariwisata Indonesia, meski masih ada fluktuasi bulanan. Rata‑rata pengeluaran per wisatawan menegaskan bahwa kunjungan ini berkontribusi signifikan pada perekonomian.

Dengan peningkatan kunjungan dan pengeluaran, Indonesia terus memperkuat posisi sebagai tujuan wisata regional, sekaligus menambah pendapatan bagi pelaku industri.

kunjungan wisatawan mancanegaraIndonesiapengeluaran wisatawanBandara Ngurah RaiAustraliaMalaysiapariwisata

Komentar

Memuat komentar...