Label Nutri‑Level di Lippo Mall: Hindari Minuman Tinggi GGL

Maya K. · 2 min baca · 22 hari lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Label Nutri‑Level di Lippo Mall: Hindari Minuman Tinggi GGL

Gambar atau konten salah?

Gerai minuman kekinian di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, kini menampilkan label Nutri-Level pada kemasan. Beberapa menu masuk ke Level D yang menandakan kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) sangat tinggi.

Salah satu contoh adalah varian Xing Fu Tang brown sugar boba milk. Gula pada minuman ini mencapai lebih dari 16 %. Ada juga ovaltine milk yang, meski kadar gulanya lebih rendah, tetap melebihi 12,5 %. Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia, batas maksimal gula adalah 10 % dari kebutuhan harian. Itu setara 50 gram gula, kira‑kira 4 sendok makan atau 10 sendok teh per hari. Idealnya, konsumsi gula tidak lebih dari 5 % atau 25 gram, yakni dua hingga tiga sendok makan, atau 5‑6 sendok teh. Kandungan 12 % gula pada minuman tersebut setara 60 gram gula, sehingga melebihi batas aman bila dihitung dari kebutuhan 2000 kalori.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengajak masyarakat memanfaatkan label Nutri-Level sebagai panduan memilih produk sehat. “Pastikan nanti kalau makan dan minum, pilih produk yang sehat, pilih yang A sama B. Kalau D boleh, tapi seminggu sekali saja,” ujarnya di Jakarta pada hari Selasa setelah peresmian pencantuman label tersebut.

Ia menambahkan, “Hari ini kita launching untuk label Nutri-Level.” Label ini menggunakan sistem warna dan huruf (A, B, C, D) untuk menunjukkan tingkat GGL pada produk makanan dan minuman siap saji di Indonesia.

Berikut penjelasan singkat tiap level:

  • Level A (hijau tua): GGL rendah.
  • Level B (hijau muda): GGL rendah.
  • Level C (kuning): GGL sedang, perlu dikonsumsi dengan bijak.
  • Level D (merah): GGL tinggi, harus dibatasi atau dihindari.

Dengan label ini, konsumen dapat memahami kualitas nutrisi produk secara lebih cepat, mudah, dan informatif. Menurut Menteri, sistem ini bertujuan agar masyarakat dapat membuat pilihan yang lebih sehat tanpa harus membaca tabel nutrisi panjang.

Perlu diingat bahwa label ini hanya memberi indikasi. Konsumen tetap perlu memeriksa label nutrisi lengkap, terutama jika memiliki kebutuhan diet tertentu. Namun, penggunaan Nutri-Level menjadi langkah awal yang berguna bagi mereka yang ingin mengurangi asupan gula, garam, dan lemak dalam kehidupan sehari‑harinya.

Nutri-LevelLabel GulaGGLLippo Mall NusantaraKementerian KesehatanBudi Gunadi SadikinXing Fu TangOVALTINE

Komentar

Memuat komentar...