Lahan 4 Hektar di Karangasem Hangus Terbakar, Sempat Dekat Pemukiman
Gambar atau konten salah?
Kebakaran lahan kembali terjadi di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Area perkebunan seluas empat hektare milik I Ketut Partama habis terbakar. Lahan itu ditanami jambu mente, mangga, dan jeruk.
I Gede Suarsana, Kepala Desa Dukuh, mengatakan pemilik lahannyalah yang pertama kali melihat api. Saat ditemukan, kobaran api sudah cukup besar dan melahap lahan yang kering kerontang. "Begitu menerima laporan, saya langsung teruskan ke Damkar, karena lahan yang terbakar tersebut dekat dengan pemukiman warga," ujar Suarsana pada Sabtu, 04 Juli 2026.
Pemilik lahan tidak bisa berbuat banyak. Api menjalar dengan cepat karena angin bertiup kencang. Kondisi lahan yang dipenuhi ilalang kering membuat api semakin mudah merambat. "Tahun lalu, lahan tersebut juga sempat terbakar dan tahun ini kembali terbakar," tambah Suarsana.
Menurut Suarsana, kebakaran lahan di wilayah Kubu, Karangasem, memang sering terjadi saat musim kemarau. Ia sudah pernah mengusulkan agar ada pos pemadam kebakaran yang ditempatkan di Kecamatan Kubu selama musim kemarau. Dengan begitu, petugas bisa merespons lebih cepat jika ada kejadian serupa.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mengirimkan empat unit armada ke lokasi. Sebanyak 13 personel juga dikerahkan untuk memadamkan api. "Petugas saat ini sedang melakukan penanganan di lokasi, semoga api secepatnya bisa dipadamkan," kata Kepala Dinas Damkartan Karangasem, Artha Negara.
Kebakaran ini bukan yang pertama di lahan milik Partama. Tahun sebelumnya, area yang sama juga terbakar. Pola kebakaran berulang di lahan kering saat kemarau menjadi tantangan tersendiri bagi warga dan petugas pemadam di Kecamatan Kubu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
