Laka Lintas di Jalan Singaraja-Kubutambahan: 1 Mati, 4 Luka

Ningsih R. · 2 min baca · 11 hari lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Laka Lintas di Jalan Singaraja-Kubutambahan: 1 Mati, 4 Luka

Gambar atau konten salah?

Jalan Singaraja-Kubutambahan KM 8,600 di Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, menjadi saksi tragedi lalu lintas pada malam 22 Mei 2026. Dua sepeda motor terlibat, satu menelan korban jiwa dan dua lainnya terluka serius.

Insiden terjadi sekitar pukul 18.20 Wita. Warga setempat melaporkan kejadian kepada kepolisian pada pukul 18.30 Wita. Kendaraan yang terlibat adalah Honda Scoopy DK 5175 UBO dan Suzuki Satria DK 4287 UC.

Honda Scoopy dikendarai oleh Gede Siwananda (28) dari Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Saat itu, ia membawa pembonceng Wayan Yuni Sumantri (26) dari Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu. Sementara itu, Suzuki Satria dikendarai oleh Gede Agus Ferdy Suryawan (26) dari Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan.

Menurut Yohana Rosalin Diaz, Kasi Humas Polres Buleleng, kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy melaju dari arah barat menuju timur. “Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memasuki jalur lawan,” ungkapnya. Pada saat bersamaan, Suzuki Satria datang dari arah berlawanan. Tabrakan tak terhindarkan.

Yohana menambahkan, “Kesimpulan sementara kecelakaan terjadi karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Scoopy DK 5175 UBO dan kurang konsentrasi saat berkendara sehingga terjadi laka lantas,” jelasnya. Akibat benturan keras, pembonceng Wayan Yuni Sumantri mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis di RSUD Giri Emas.

Pengendara Honda Scoopy juga terluka. Ia mengalami luka robek di kepala bagian kiri, memar pada kedua mata, kuku jari kiri terlepas, serta luka lecet dan bengkak pada lutut. Ia sempat mendapat penanganan di RSUD Giri Emas sebelum dirujuk ke RSUD Buleleng.

Pengendara Suzuki Satria menderita cedera kepala berat (CKB), patah pada pergelangan tangan kanan, serta bengkak di wajah. Saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif di RS Kertha Usada.

Kejadian ini menyoroti betapa pentingnya konsentrasi pengendara motor di jalan raya. Kecelakaan ini juga mengingatkan bahwa setiap penumpang harus selalu mematuhi aturan lalu lintas untuk menghindari tragedi serupa di masa depan.

Kecelakaan MotorJalan Singaraja-KubutambahanHonda ScoopySuzuki SatriaRSUD Giri EmasKonsentrasi PengendaraRSUD Buleleng

Komentar

Memuat komentar...