Lamine Yamal Cedera Parah, Barcelona Harus Menyesuaikan Takti

Dian P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Lamine Yamal Cedera Parah, Barcelona Harus Menyesuaikan Takti

Gambar atau konten salah?

Lamine Yamal harus absen hingga akhir musim karena cedera hamstring. Cedera ini terjadi setelah ia menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Celta Vigo lewat titik putih, Kamis 23 April 2026 dini hari WIB. Kemenangan tersebut membuat El Barca tetap unggul sembilan poin di puncak LaLiga atas Real Madrid.

Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera hamstring Yamal cukup parah. Sayap berusia 18 tahun ini kemungkinan besar harus menepi sampai akhir musim. Ia diperkirakan akan pulih hanya saat Piala Dunia 2026 mulai berlangsung.

Absennya Yamal menjadi kehilangan besar bagi Barcelona. Pemain 18 tahun tersebut telah mencatatkan 24 gol dan 18 assist dari 42 laga di semua ajang musim ini. Kontribusinya sangat penting bagi tim.

Pelatih Hansi Flick harus memutar otak untuk menutupi kekosongan tersebut. Ia berusaha mengoptimalkan skuad yang ada. Salah satu pemain yang diproyeksikan untuk menggantikan peran Yamal adalah Roony Bardghji.

Bardghji, yang berusia 20 tahun, sudah beberapa kali dimainkan di posisi Yamal di sayap kanan. Ia lebih banyak muncul dari bangku cadangan musim ini dan telah mengemas 24 penampilan di semua ajang Barcelona, mencetak dua gol dan empat assist.

Flick yakin Bardghji siap mengisi posisi Yamal. Meski begitu, pelatih asal Jerman belum dapat memastikan apakah Bardghji akan menjadi starter. “Tentu saja dia sudah siap. Dia bahkan sudah siap saat ada Lamine. Saya sudah mengatakannya sebelumnya. Dia dalam kondisi baik, dan sekarang dia akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk bermain, meskipun kami belum memutuskan apakah dia akan menjadi starter di Getafe,” ujar Flick.

Dengan Yamal yang tidak dapat bermain, Barcelona harus menyesuaikan strategi. Peran Bardghji menjadi kunci bagi tim untuk tetap kompetitif di liga. Keputusan akhir tentang starter masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya peran Yamal dalam skuad Barcelona. Meski cedera, harapan masih ada bahwa ia akan kembali bersaing di Piala Dunia 2026, membawa pengalaman baru ke tim.

Lamine Yamalcedera hamstringBarcelonaLaLigaPiala Dunia 2026Roony BardghjiHansi Flick

Komentar

Memuat komentar...