Lamongan Kirim Jemaah Haji 2026: Usia 17 hingga 90 Tahun

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Lamongan Kirim Jemaah Haji 2026: Usia 17 hingga 90 Tahun

Gambar atau konten salah?

Lamongan akan mengirimkan jemaah haji pada musim 1447 Hijriah/2026 M. Dari ribuan calon, kisah menarik muncul karena rentang usia yang sangat beragam. Termasuk di antaranya seorang remaja berusia 17 tahun dan seorang lansia yang sudah mencapai 90 tahun.

Menurut data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) 2026, jemaah termuda adalah Najwa Amelia Huda, warga Kecamatan Solokuro. Ia akan berangkat ke Tanah Suci pada usia 17 tahun. Sementara jemaah tertua adalah Mujiono bin Purwo, warga Kecamatan Kedungpring, yang tetap semangat menunaikan ibadah haji di usia 90 tahun.

Abdul Ghofur, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, mengonfirmasi data tersebut. Ia menegaskan bahwa keberagaman usia jemaah menjadi gambaran bahwa ibadah haji dapat dijalani oleh berbagai kalangan. "Tahun ini ada jemaah termuda usia 17 tahun dan tertua 90 tahun. Ini menunjukkan bahwa panggilan berhaji tidak mengenal batas usia, selama ada kesiapan," kata Abdul Ghofur kepada wartawan, Kamis (09 April 2026).

Menurutnya, seluruh jemaah telah melalui tahapan verifikasi dan pemeriksaan kesehatan. Namun, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia. "Untuk jemaah lansia seperti Mbah Mujiono, pendampingan petugas akan lebih intensif agar tetap nyaman selama menjalankan ibadah di Arab Saudi," tambahnya.

Di sisi lain, keberangkatan Najwa yang masih berusia belia diharapkan bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk merencanakan ibadah haji sejak dini.

Secara keseluruhan, Lamongan memberangkatkan sebanyak 2.768 jemaah pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, kelompok usia 51‑60 tahun mendominasi dengan total 881 jemaah. Pihak Kementerian Haji dan Umrah Lamongan juga mengimbau seluruh jemaah, baik muda maupun lansia, untuk menjaga kebersamaan dan saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Total keberangkatan terbagi dalam 8 kloter. Enam kloter utuh dari Lamongan masing-masing berisi 380 jamaah, serta dua kloter gabungan bersama Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Untuk mendukung pelayanan, terdapat 13 PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji), 13 TKHK (Tenaga Kesehatan Haji Kloter), 8 PHD (Petugas Haji Daerah), dan 10 PIH KBIHU (Pembimbing Ibadah Haji KBIHU).

Jadwal keberangkatan jamaah haji Kabupaten Lamongan dimulai pada 29 April 2026, dengan lima kloter (kloter 30, 31, 32, 33, dan 34) sebanyak 1.722 jamaah. Selanjutnya, dua kloter (35 dan 36) akan diberangkatkan pada 30 April 2026 dengan jumlah 751 jamaah, serta kloter 37 sebanyak 285 jamaah akan berangkat pada 01 Mei 2026.

Keberagaman usia jemaah ini menegaskan bahwa ibadah haji tidak memandang usia. Pihak berwenang menekankan pentingnya persiapan kesehatan dan dukungan petugas, khususnya bagi lansia, agar perjalanan menjadi aman dan nyaman. Sementara itu, kehadiran remaja diharapkan memberi contoh bagi generasi muda tentang pentingnya merencanakan ibadah haji sejak dini.

LamonganHaji 2026usia 17 tahunusia 90 tahunkloterkesehatan hajiPPIH

Komentar

Memuat komentar...