Lamongan Perbaiki 3 Jalan, Tinggi 1 Meter Banjir Serta
Gambar atau konten salah?
Setelah banjir Bengawan Jero menenggelamkan jalan-jalan di Lamongan selama lebih dari 4 bulan, pemerintah kabupaten mulai menata rencana perbaikan. Pada 15 Mei 2026, Kepala BPBD Lamongan dan Sekretaris Kabupaten, Mohammad Nalikan, mengumumkan bahwa survei lapangan yang dilakukan beberapa waktu lalu telah masuk ke tahap perencanaan teknis di tiga titik prioritas.
“Tindak lanjut hasil survei kemarin sudah masuk proses perencanaan di tiga titik,” kata Nalikan. Ia menegaskan bahwa tiga ruas jalan akan diperbaiki: di Desa Kepudibener sepanjang sekitar 800 meter, di Desa Bojoasri di Dusun Pandantoyo menuju Dusun Dondoman sepanjang kurang lebih 350 meter, dan di wilayah Somowinangun sekitar 300 meter.
Konsep perbaikan menitikberatkan pada peninggian jalan sekitar 1 meter untuk menahan genangan banjir tahunan. “Konsepnya tetap peninggian jalan sekitar satu meter, kemudian nantinya dilakukan pengecoran supaya lebih kuat dan tahan terhadap genangan,” ujarnya. Pengecoran beton diharapkan memberi daya tahan jangka panjang.
Survei awal dilakukan bersama tim teknis Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Dinas Sosial, serta Bagian Pembangunan Pemkab Lamongan. Mereka menelusuri jalan berlumpur yang sempat terendam banjir, memeriksa kerusakan, dan mengumpulkan data teknis.
Desa Bojoasri di Kecamatan Kalitengah dan Desa Kepudibener di Kecamatan Turi menjadi prioritas karena genangan paling parah. Kondisi jalan yang ambles dan berlumpur menghambat mobilitas warga dan kegiatan sehari‑hari.
Pemkab Lamongan menilai bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) merupakan langkah penting agar kerusakan infrastruktur tidak semakin meluas. Selain pengurukan dan peninggian, konstruksi cor beton disiapkan sebagai solusi jangka panjang di daerah rawan banjir.
Proyek ini akan didanai melalui Bantuan Tidak Terduga (BTT) dan dilaksanakan secara bertahap sesuai hasil pendataan teknis di lapangan. Nalikan menambahkan bahwa penanganan masih dapat diperluas ke titik lain jika verifikasi lapangan menemukan kerusakan serupa di desa lain.
“Kami masih terus melakukan pendataan dan penyesuaian teknis supaya penanganannya tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat,” pungkasnya. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan solusi yang efektif bagi warga yang terdampak.
Dengan rencana ini, diharapkan jalan-jalan di wilayah Bengawan Jero menjadi lebih tahan banjir, memudahkan mobilitas warga, dan mengurangi dampak ekonomi akibat banjir berulang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemprov Jatim Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Daftar TVRI
Kunjungi Koperasi Merah Putih Sidoarjo, Tinjau Implementasi
Beasiswa Garuda 2026: Kesempatan Sukses Studi Luar Negeri
Puasa Sunah Muharram: Jadwal Lengkap & Keutamaan 2026
Kasus HIV di Sidoarjo Naik Jadi 7.000, Butuh Kolaborasi
Doa 1 Suro: Perlindungan dan Kekuatan Ujian Penting Bagi Umat
Berita Terbaru
Pemprov Jatim Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Daftar TVRI
Anne Hathaway Ungkap Katarak Dini, Mata Kiri Hampir Buta
Rosi Setyo Nugroho: Kejujuran Lebih Penting di Wawancara LPDP
Muharram 2025: Sepuluh Amalan Penting Memulai Tahun Baru Islam
Puasa 1 Muharam 1448 H: Boleh, Niat & Jadwal 16 Juni
Luwu Utara Cetak 2,960 Ha Lahan Sawah Baru, Target 20,000 Ha
PP PBVSI Pilih Toiran Gonzales Reidel, Timnas Siap AVC 2026
