Lapangan Merdeka Medan Tetap Tutup, Warga Tidak Bisa Jogging
Gambar atau konten salah?
Lapangan Merdeka Medan masih belum membuka trek lari yang sempat ditutup pada 24 April 2026. Warga mengeluhkan keterlambatan ini, mengingat trek tersebut sudah lebih dari satu bulan tidak dapat digunakan.
Arif, seorang pengunjung lapangan, menegaskan, “Sampai sekarang enggak dibuka, padahal sudah lebih dari satu bulan ditutup karena kemarin rusak lagi.” Ia menambahkan bahwa selain trek lari, fasilitas lain di lapangan juga belum dapat dipakai, termasuk lokasi parkir dan gedung bawah tanah.
Arif melanjutkan, “Masih banyak fasilitas juga yang belum bisa digunakan. Karena parkirnya juga masih di tepi jalan, dan yang bagian bawah tanahnya juga masih ditutup.” Ia juga mengeluhkan kondisi trotoar sekeliling lapangan yang penuh lubang, serta parkir di tepi jalan yang sering menimpa trotoar.
“Di trotoarnya juga banyak lubang-lubang kan. Jadi karena trek larinya ditutup kadang banyak warga yang jalan dan jogging di situ, tapi ya itulah, banyak ranjaunya. Belum lagi parkir kalau padat sepeda motor dinaikkan ke trotoar,” kata Arif. Ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dapat lebih memperhatikan ruang terbuka hijau di pusat kota.
“Seharusnya bisa lebih diperhatikan lagi Lapangan Merdeka ini. Karena banyak warga yang ke sini untuk berolahraga atau cuma menghabiskan waktu aja,” tutupnya.
Sejak 10 Februari 2026, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Esther Lase, menjelaskan bahwa perbaikan trek lari membutuhkan waktu satu bulan. Ia berkata, “(Perbaikan) jogging track kita upayakan sebulan. Kayaknya sebulan berarti butuh waktu sampai Maret lah ya.”
John menambahkan bahwa kualitas material yang digunakan cukup baik, namun pemasangannya terburu-buru. Ia menjelaskan, “Karena gini, jogging track yang lama itu sebenarnya secara kualitas bagus materialnya. Tapi mungkin karena dulu pemasangannya, apa ya, dulu kan buru-buru mau dipakai, jadi pemasangannya enggak sempurna, itu yang membuat dia rusak terus.”
Ia juga menyebutkan masalah perekat: “Karetnya itu enggak lengket sama beton yang di bawahnya itu. Karena supaya karetnya lengket itu beton yang di bawahnya harus betul-betul kering.”
John menegaskan, “Ini jogging track itu memang sebelum saya masuk memang sudah banyak masalahnya. Makanya saya pikir daripada itu tambal sulam-tambal sulam pekerjaannya makanya sekarang kita tutup ini. Sudahlah kita tutup, sekalian kita perbaiki menyeluruh, bongkar ulang semua, pasang ulang, dan itu masih tanggung jawabnya pelaksana. Karena kan masih pemeliharaan.”
Perbaikan menyeluruh ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi trek lari dan fasilitas lain di Lapangan Merdeka Medan. Warga menantikan penyelesaian agar area tersebut dapat kembali menjadi tempat olahraga dan rekreasi yang aman dan nyaman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Habonaron: Kepercayaan Asli Simalungun yang Masih Hidup
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026: Daftar Sekarang
Pemadaman Listrik Medan Akibat Hujan Deras, PLN Pengerjaan
Banjir di Jalan Meteorologi: Kendaraan Terjebak Tinggi Paha
Banjir Deras Hujan Malam 3 Juni Rendam Jalan Medan Helvetia
58 Huntara Langkahan Rusak Angin Kencang, PU Siap Perbaikan
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
