Lapindo: Rumah Miring, Tanah Turun 20 Tahun di Sidoarjo

Surya B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 97 dibaca
Bisik.id
Lapindo: Rumah Miring, Tanah Turun 20 Tahun di Sidoarjo

Gambar atau konten salah?

Sidoarjo – Sejak 29 Mei 2006, ketika lumpur Lapindo menyembur, dampaknya masih terasa di sekitar tanggul penahan lumpur. Terutama di Kecamatan Porong, Jabon, dan Tanggulangin, warga menghadapi kehilangan rumah, harta benda, dan mata pencaharian. Selain itu, tanah di area tanggul terus turun, menyebabkan land subsidence.

Di Kelurahan Siring, tepatnya di titik 21 tanggul penahan lumpur, dua rumah warga terlihat amblas dan miring. Marwan, seorang warga berusia 65 tahun, menjelaskan bahwa kedua rumah tersebut terletak di RT 11, RW 2. Ia menambahkan:

“Di Kelurahan Siring ada 2 rumah yang dulu mau dijual pemiliknya dengan harga tinggi. Akhirnya tidak dibeli dan sekarang kondisinya miring,”

Marwan juga mengamati bahwa bagian belakang rumah mengalami penurunan cukup parah, sekitar 1 meter. Ia berkata:

“Terutama bagian belakang rumah itu turun sekitar satu meter. Dulu rumahnya lantai dua,”

Hal serupa dikemukakan oleh Sastro, warga lain yang terkena dampak. Ia menegaskan bahwa tanah di sekitar tanggul terus menurun selama dua dekade terakhir. Ia menyatakan:

“Penurunan tanah di sekitar tanggul ini memang terjadi. Selama 20 tahun hampir turun sekitar satu meter,”

Menurut Sastro, dua rumah miring tersebut dulu dimiliki oleh warga Kelurahan Siring yang ingin menjualnya dengan harga tinggi. Namun, permintaan tersebut tidak disetujui oleh pihak Minarak Lapindo. Ia menambahkan:

“Informasinya dulu rumah itu mau dijual dengan harga tinggi, tapi tidak disetujui Minarak Lapindo,”

Warga masih menunggu solusi atas penurunan tanah yang terus berlanjut. Kondisi rumah yang tidak terawat menambah beban psikologis dan ekonomi bagi keluarga yang tinggal di wilayah tersebut.

Situasi ini menyoroti betapa lama dampak bencana alam dapat memengaruhi kehidupan sehari‑harinya. Meskipun sudah dua dekade, tanah masih turun, menandakan perlunya tindakan mitigasi yang lebih serius.

Sidoarjolumpur Lapindotanggulpenurunan tanahrumah miringland subsidencemitigasi

Komentar

Memuat komentar...