Lebaran: Santan dan Teh Herbal, Solusi Kolesterol Menurunkan
Gambar atau konten salah?
Lebaran datang membawa tradisi makanan yang kaya rasa, salah satunya adalah santan. Santan sering dipakai dalam rendang, opor, dan banyak hidangan khas. Meski tidak mengandung kolesterol, santan penuh lemak jenuh, yang bila dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan LDL atau kolesterol jahat.
Proses memasak yang melibatkan pemanasan berulang-ulang membuat lemak dalam santan berubah menjadi lemak jenuh. Selain itu, santan biasanya disajikan bersamaan dengan daging atau jeroan yang sudah tinggi lemak. Kombinasi ini membuat risiko kolesterol tinggi makin meningkat.
Untuk mengatasi potensi kenaikan kolesterol, banyak orang beralih ke minuman herbal. Teh herbal kaya senyawa polifenol, flavonoid, dan katekin yang dapat menahan oksidasi kolesterol jahat serta menjaga kadar kolesterol total tetap stabil. Minuman ini juga mudah dibuat di rumah, sehingga menjadi pilihan praktis dan menyehatkan.
Berikut ini 5 jenis teh herbal yang dapat membantu menurunkan kolesterol, berdasarkan laporan 20 Januari 2023 dari health.com.
- Teh hijau – Teh hijau dikenal menurunkan kolesterol setelah makan makanan tinggi kolesterol. Senyawa katekin, antioksidan kuat, dapat menurunkan LDL hingga 5 %. Polifenol dalam teh hijau juga menghalangi penyerapan kolesterol di usus. Untuk membuatnya, rebus air sampai mendidih, lalu seduh satu sendok daun teh hijau ke dalam 250 ml air. Tambahkan madu atau lemon bila diinginkan.
- Teh hitam – Teh hitam mengandung polifenol yang menurunkan kolesterol jahat. Flavonoid dalam teh hitam menjaga kolesterol dan gula darah tetap stabil, sehingga risiko diabetes berkurang. Teh hitam juga membantu mengurangi lemak dan gula yang diserap tubuh. Untuk manfaat maksimal, konsumsi tanpa gula berlebih atau pemanis buatan.
- Teh jahe – Teh jahe, terbuat dari irisan atau bubuk jahe, memiliki rasa pedas hangat dan aroma kuat. Penelitian menunjukkan teh jahe menurunkan kolesterol tinggi dan trigliserida, jenis lemak darah yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Sifat anti-inflamasi di dalam teh jahe juga mencegah kerusakan pembuluh darah akibat peradangan kronis. Membuatnya cukup menyeduh irisan jahe segar atau bubuk jahe dalam air panas.
- Teh oolong – Teh oolong, yang berasal dari daun camelia sinensis dan diproses semi-fermentasi, memiliki aroma harum dan warna keemasan hingga cokelat. Katekin dan polifenol dalam teh ini menurunkan kolesterol dengan menghambat lipase, enzim pencernaan lemak. Teh oolong juga memiliki rasa lembut yang menyenangkan.
- Teh hibiscus – Teh hibiscus, bebas kafein, dibuat dari kelopak bunga kering. Warna merah cerah dan rasa asam manis membuatnya menarik. Kandungan antioksidan tinggi, terutama antosianin, membantu menurunkan kolesterol dan menghambat penumpukan lemak di pembuluh darah, sehingga mencegah penyempitan pembuluh darah yang dapat memicu stroke dan jantung.
Setiap jenis teh memiliki cara kerja yang berbeda namun semuanya berfokus pada pengurangan kolesterol jahat dan stabilisasi kolesterol total. Menambahkan salah satu atau beberapa jenis teh ini ke dalam rutinitas harian dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan jantung, terutama di musim lebaran ketika konsumsi santan meningkat.
Dengan memahami komposisi santan dan manfaat teh herbal, kita dapat menikmati hidangan tradisional tanpa menambah risiko kesehatan. Memilih minuman herbal yang tepat, menghindari tambahan gula berlebih, dan menjaga porsi santan dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Tendon Achilles Menjadi Penanda Kolesterol Tinggi Kesehatan
Anak 7 Tahun di India Berhasil Hindari Dialisis Dari CAKUT
Kasus Katup Jantung Naik di Indonesia, Deteksi Awal Penting
Tantangan Menemukan Angka Tersembunyi dalam Foto 7 Soal
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
Berita Terbaru
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
