LG InnoFest 2026: Uji Coba AI Home Menjadi Rumah Pintar

Ani R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
LG InnoFest 2026: Uji Coba AI Home Menjadi Rumah Pintar

Gambar atau konten salah?

LG Electronics memperkenalkan konsep AI Home di LG InnoFest 2026 yang diadakan di Busan, Korea Selatan. Konsep ini menempatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai fondasi utama rumah tangga masa depan, menanggapi kebutuhan masyarakat akan hunian yang lebih praktis, efisien, dan terintegrasi.

CEO Regional LG Electronics Asia Pasifik, Jaeseung Kim, menegaskan bahwa perusahaan sedang membangun masa depan rumah pintar yang berpusat pada manusia. “Ini adalah ekspresi yang jelas dari visi kami untuk masa depan di luar peralatan rumah tangga,” ujar Jaeseung Kim. Ia menambahkan bahwa LG sedang bertransformasi menjadi Smart Life Solution dengan tiga pilar utama: pengembangan rumah berbasis AI, integrasi teknologi dalam kehidupan sehari‑hari, dan penciptaan solusi yang lebih personal bagi konsumen.

Menurut Jaeseung Kim, pengembangan AI Home tidak hanya fokus pada konektivitas antar perangkat, melainkan pada bagaimana teknologi mampu memahami konteks kehidupan sehari‑hari pengguna. “AI Home kami dimulai dari manusia, bukan teknologi. Intinya adalah Affectionate Intelligence‑AI yang memahami konteks, belajar dari kehidupan sehari‑hari, dan merespons dengan penuh perhatian,” jelasnya.

LG menyebut pendekatan ini sebagai Affectionate Intelligence, yaitu kecerdasan buatan yang dirancang untuk memahami pola hidup penghuni rumah, belajar dari rutinitas harian, serta memberikan respons yang lebih personal. Dengan pendekatan ini, rumah bertransformasi dari sekadar tempat tinggal menjadi lingkungan hidup yang aktif membantu penghuninya.

Melalui ekosistem AI Home, berbagai perangkat rumah tangga—kulkas, mesin cuci, pendingin ruangan, perangkat hiburan—dapat saling terhubung dan bekerja secara terkoordinasi melalui platform LG ThinQ. Perangkat-perangkat ini berkomunikasi, beradaptasi, dan bekerja bersama, sehingga tidak lagi berdiri sendiri.

Salah satu tujuan utama dari AI Home adalah mewujudkan konsep Zero Labor Home, yakni rumah yang mampu mengurangi beban pekerjaan domestik melalui otomatisasi perangkat. Dalam implementasinya, kulkas dapat menyesuaikan pengaturan pendinginan berdasarkan pola penggunaan, mesin cuci menentukan siklus pencucian optimal secara otomatis, sementara vacuum cleaner dan robot rumah tangga membantu menjaga kebersihan rumah tanpa banyak intervensi pengguna.

Selain itu, teknologi ini juga dapat meningkatkan efisiensi energi. Perangkat dapat mempelajari pola penggunaan dan mengoptimalkan konsumsi listrik secara otomatis, sehingga mengurangi pemborosan energi. “Peralatan rumah tangga kami bukan lagi perangkat yang berdiri sendiri. Mereka adalah bagian dari sistem terintegrasi yang berkomunikasi, beradaptasi, dan bekerja bersama,” pungkas Jaeseung Kim.

Dengan fokus pada gaya hidup modern yang menuntut efisiensi waktu, kenyamanan, dan kemudahan, AI Home hadir sebagai solusi yang relevan bagi masyarakat urban. Integrasi teknologi ini menjanjikan rumah yang lebih cerdas, responsif, dan hemat energi, menyesuaikan diri dengan kebutuhan penghuninya secara proaktif.

Secara keseluruhan, LG Electronics menegaskan bahwa AI Home bukan sekadar rangkaian perangkat pintar, melainkan suatu ekosistem yang memahami dan merespons kehidupan sehari‑hari dengan penuh perhatian. Konsep ini menandai langkah penting dalam evolusi rumah tangga menuju kehidupan yang lebih terhubung, efisien, dan manusia‑terpusat.

AI HomeLG ThinQAffectionate IntelligenceZero Labor Homerumah pintarkecerdasan buatanefisiensi energi

Komentar

Memuat komentar...