Limasan Coffee: Kafe Klasik Karawang Dipuji Selebriti
Gambar atau konten salah?
Limasan Coffee di Karawang, sebuah kafe yang menonjol karena nuansa rumah Jawa klasik, telah menjadi tempat nongkrong favorit sejak 01 Januari 2012. Terletak di belakang SD Puri Artha, Blok B, Jalan Puri Tlk. Jambe No. 34, Telukjambe Timur, kafe ini menawarkan suasana hangat dan penuh nostalgia bagi pengunjung.
Bangunan utama kafe dibangun dengan metode bongkar pasang tanpa paku, menggunakan kayu tradisional yang diambil langsung dari Jawa. Setiap ornamen dan dekorasi antik di dalam ruangan dirancang agar pengunjung merasakan kembali keindahan masa lalu. Konsep rumah Jawa klasik ini menjadi daya tarik utama, menjadikan Limasan Coffee sebagai kafe tertua di Telukjambe.
Awalnya, Limasan Coffee hanya menyajikan makanan dan minuman standar kafe. Namun, seiring berjalannya waktu, kafe ini berkembang menjadi tempat nongkrong yang sering dikunjungi anak muda. Suasana unik dan desain interior yang memikat membuat pelanggan datang kembali, baik untuk bersantai maupun mencari spot foto Instagramable.
Popularitas kafe ini semakin meluas setelah dikunjungi oleh Raffi Ahmad cs, anggota The Dudas Minus One, serta Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Kunjungan tersebut menimbulkan rasa penasaran di kalangan masyarakat, sehingga banyak yang ingin langsung merasakan suasana kafe.
Menu kopi di Limasan Coffee menonjolkan penggunaan 100% biji Arabika, yang sebagian berasal dari petani lokal di Jawa Barat. Kami mencicip varian Respati, kopi susu gula aren, seharga Rp 22.000. Rasanya smooth dan creamy, dengan perpaduan rasa pahit, asam, dan manis yang terintegrasi. Selain itu, kami juga menawarkan Golden Hour, kopi berbasis Arabika dengan tambahan lemon dan buah berry, seharga Rp 22.000. Sensasi segar lemon dan manis berry menambah keunikan rasa.
Tak hanya kopi, Limasan Coffee juga menyediakan pilihan makanan yang beragam. Nasi Ayam dengan harga Rp 25.000 menjadi favorit, menggunakan ayam fillet yang dibalut tepung sehingga menyerupai chicken popcorn. Rasa gurih, renyah di luar, dan empuk di dalam, dipadukan dengan sayuran seperti wortel, buncis, jagung, dan kacang polong. Menu Dimsum Mentai, juga seharga Rp 25.000, hadir dalam 4 buah dimsum padat dan lembut, diberi topping oregano dan saus mentai yang di-blow torch, memberi aroma smokey. Untuk dessert, Limasan Toast dengan topping selai strawberry, es krim vanilla, dan bubuk kayu manis, juga ditawarkan seharga Rp 25.000.
Operasional kafe berlangsung setiap hari dari jam 09.00 hingga 23.00. Pengunjung dapat menikmati layanan dine-in, memanfaatkan fasilitas parkir, dan toilet yang tersedia. Harga mulai dari Rp 20.000-an, menjadikan Limasan Coffee pilihan yang terjangkau bagi berbagai kalangan.
Pada 01 Januari 2023, pengelolaan Limasan Coffee diambil alih oleh grup Rukun Warga. Mereka melakukan pembaruan menu, harga, dan konsep tempat, mengubah kafe menjadi coffee and resto yang lebih modern. Meskipun demikian, nuansa tradisional tetap dipertahankan, sehingga kafe tetap menjadi tempat yang nyaman bagi acara komunitas, prewedding, dan pencarian spot foto.
Dengan kombinasi konsep rumah Jawa klasik, menu kopi 100% Arabika, dan makanan yang lezat, Limasan Coffee tetap menjadi destinasi yang menarik di Karawang. Suasana hangat, dekorasi antik, serta kehadiran selebriti dan pejabat tinggi menambah daya tarik kafe ini, menjadikannya tempat yang tidak hanya sekadar ngopi, tetapi juga tempat berinteraksi dan menciptakan kenangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
