Lintasarta Dapat Dua Penghargaan di Global Economics Awards
Gambar atau konten salah?
Lintasarta telah meraih dua penghargaan internasional di ajang Global Economics Awards 2025, menegaskan posisinya sebagai penyedia solusi ICT dan keamanan siber terdepan di Indonesia. Pengakuan ini menyoroti peran Lintasarta dalam menyediakan infrastruktur digital andal, mengadopsi Kecerdasan Artifisial secara terukur, dan memperkuat perlindungan siber di tengah lanskap digital yang semakin rumit.
Di kompetisi tersebut, Lintasarta, yang beroperasi sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, memperoleh dua kategori sekaligus: Outstanding ICT Solution Provider - Indonesia 2025 dan Most Innovative Cybersecurity Solution Provider - SQURA Cybersec - Indonesia 2025. Dua kemenangan ini sekaligus memperkuat kedaulatan digital dan kedaulatan AI Indonesia di era transformasi berbasis teknologi.
Director & Chief IT Services Officer Lintasarta, Ginandjar, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan validasi atas arah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang terintegrasi dan berdampak nyata bagi industri. “Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi Lintasarta yang tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia infrastruktur, tetapi sebagai orkestrator ekosistem AI yang terintegrasi. Kami berfokus pada mendorong adopsi AI yang terukur dan relevan bagi industri, melalui kapabilitas komputasi, solusi berbasis use case industri, hingga pengembangan talenta, sehingga mampu memberikan dampak bisnis yang nyata sekaligus memperkuat kesiapan AI nasional,” ujar Ginandjar dalam keterangan tertulis, 27 Maret 2026.
Kategori Outstanding ICT Solution Provider diberikan atas kemampuan Lintasarta dalam mengembangkan dan mengimplementasikan solusi teknologi yang mendorong efisiensi operasional serta mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri. Sementara itu, penghargaan Most Innovative Cybersecurity Solution Provider untuk SQURA Cybersec menegaskan komitmen Lintasarta memastikan setiap akselerasi digital dan AI berjalan aman, compliant, dan resilient. Pendekatan ini menjadi krusial dalam membangun kepercayaan di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman siber.
Sejalan dengan strategi Beyond AI Factory, Lintasarta mengedepankan pendekatan terintegrasi yang mencakup infrastruktur, solusi, hingga pengembangan kapabilitas, sekaligus mendukung penguatan kedaulatan AI Indonesia. Beyond Infrastructure yang dikembangkan Lintasarta memfokuskan pada integrasi solusi 4C: Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjamin keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital dan AI secara terintegrasi.
Melalui Beyond Solutions, perusahaan mendorong akselerasi pemanfaatan AI dengan menghadirkan solusi berbasis use case industri yang telah tervalidasi dan siap diimplementasikan secara luas. Pendekatan ini memungkinkan transformasi dari sekadar pilot project menjadi implementasi skala industri dengan dampak bisnis yang terukur.
Di sisi lain, melalui pilar Beyond Capability, Lintasarta turut memperkuat pengembangan talenta AI dan kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui inisiatif seperti Gerakan AI Merdeka, guna memperkuat kesiapan ekosistem AI Indonesia yang berkelanjutan.
Informasi tambahan: The Global Economics Limited sebagai penyelenggara The Global Economic Awards merupakan lembaga yang menyajikan publikasi keuangan berbasis di London, Inggris, yang secara rutin mengapresiasi pelaku industri dari berbagai sektor atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya terhadap perkembangan industri.
Tim dewan juri Global Economics Awards menilai Lintasarta menunjukkan konsistensi dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. “Lintasarta memperlihatkan pendekatan yang terstruktur dalam membangun solusi ICT yang scalable serta kemampuan untuk mengantisipasi tantangan keamanan siber secara proaktif. Hal ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan di tengah percepatan transformasi digital,” ungkap perwakilan Dewan Juri.
Lintasarta berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi bisnis dan teknologi melalui pengembangan ekosistem AI yang terintegrasi, peningkatan kualitas layanan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Upaya ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan kedaulatan digital dan kedaulatan AI di Indonesia, sekaligus mendorong transformasi digital yang inklusif, aman, dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Penghargaan yang diterima Lintasarta menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, melainkan juga menjadi pelopor dalam orkestrasi AI terintegrasi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Lintasarta mampu menyesuaikan solusi teknologi dengan kebutuhan industri, sekaligus menjaga keamanan siber yang menjadi prioritas utama dalam era digital saat ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
