Lomba Paofan di Mall Ningbo Viral, Juara Dapat Beras Emas
Gambar atau konten salah?
Di sebuah mall di Ningbo, China, diadakan kompetisi makan yang tidak biasa. Acara ini dinamakan “Steal A Bite of Paofan” dan meniru kebiasaan siswa yang menyantap camilan diam-diam saat pelajaran.
Konsepnya sederhana namun menarik. Para peserta harus menyembunyikan diri di ruang kelas yang disulap di atrium mall. Meja, kursi, dan bahkan guru yang berpura‑pura mengajar menambah suasana sekolah sungguhan.
Kompetisi ini berlangsung pada 17 Mei 2026 dan menarik lebih dari 2.000 peserta. Usia peserta meliputi anak sekolah dasar, remaja, dewasa, hingga lansia. Semua bersaing dalam satu tujuan: menahan makanan tanpa ketahuan.
Setiap peserta diberi semangkuk paofan, hidangan nasi yang disiram kuah kaldu khas Ningbo. Tugas mereka adalah memakan makanan sebelum bel berbunyi. Jika tertangkap, hukuman berdiri selama 30 detik dan tidak boleh melanjutkan makan.
Peserta yang ketahuan makan tiga kali langsung didiskualifikasi. Sesi berlangsung 10 menit, dimulai pukul 12.00 dan berakhir pukul 21.00 waktu setempat. Pemenang tiap sesi melaju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara.
Juara akhirnya adalah seorang pria berusia 30‑an tahun. Hadiahnya berupa satu gram beras emas senilai 1.400 yuan atau sekitar Rp 3,7 juta. Ia mengaku awalnya tidak berniat ikut lomba; datang hanya untuk membeli popok bayi dan kemudian tertarik mencoba.
Penyelenggara menyebut ide lomba berasal dari nostalgia masa sekolah, ketika banyak siswa makan camilan diam‑diam di kelas. Suasana kompetisi pun terasa meriah sekaligus mengundang tawa.
Beberapa peserta menyembunyikan makanan di balik buku pelajaran, sementara yang lain menunduk di bawah meja agar lebih cepat. Ada juga anak-anak yang berdiri dekat guru sambil diam‑diam menyuapkan makanan.
Kompetisi ini segera viral di media sosial China, seperti Douyin dan Xiaohongshu. Netizen terhibur dengan tingkah para peserta. Beberapa mengaku ikut lomba untuk mengenang masa sekolah.
Penyelenggara menyoroti bahwa anak‑anak sekolah dasar tampil sangat baik dan hampir tidak ada yang tertangkap saat makan diam‑diam. Ini menambah kesan bahwa lomba ini juga mengangkat nostalgia generasi muda.
Acara ini menampilkan kombinasi sederhana antara makanan, nostalgia, dan hiburan. Meskipun konsepnya tidak revolusioner, ia berhasil menarik perhatian publik dan menciptakan momen yang mudah diingat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lombok Cooking Class Jakarta 18 Juni: Ayam Bakar Taliwang
Pasar Beriman Tomohon Batasi Satwa Liar, Baru 2024
Dua Lipa Pilih Maxwell Food Centre: Surga Kuliner Singapura
Fan Sumu Bikin Replika Qingming 7m dengan 60kg Cokelat
Hotel Penitipan Starter Sourdough Jadi Trend di Swedia
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Berita Terbaru
Cuaca Bali 5 Juni 2026: Cerah Berawan, Suhu 19-33°C
Pantai Gading Kalahkan Prancis 2-1 di Stade Beaujoire Nantes
Spanyol dan Irak Imbang 1-1 di Riazor, La Coruna, 5 Juni
Cuaca Berawan di Bandung 05 Juni 2026, Suhu 17‑30°C
Zodiak Gemini 5 Juni 2026: Energi Cinta & Karier Seimbang
Zodiak Aries: Energi Positif di Tanggal 5 Juni 2026
Zodiak Cancer 5 Juni 2026: Peluang Cinta dan Karir
Zodiak Virgo 5 Juni 2026: Hari Perubahan Kecil, Penuhi Potensi
Zodiak Leo 5 Juni 2026: Energi, Hubungan, Karier & Kesehatan
Zodiak Libra 5 Juni 2026: Panduan Harian dan Keberuntungan
