Longsoran Cibeber‑Lampegan Batalkan KA Siliwangi Malam Minggu

Bambang W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Longsoran Cibeber‑Lampegan Batalkan KA Siliwangi Malam Minggu

Gambar atau konten salah?

Pada 19 April 2026, jadwal pemberangkatan Kereta Api (KA) Siliwangi yang menghubungkan Sukabumi, Cianjur, dan Cipatat terpaksa dibatalkan. Lalu lintas kereta tidak dapat dilintasi karena jalur di sekitar Cibeber‑Lampegan Cianjur tergerus longsoran.

Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengonfirmasi bahwa longsoran terjadi pada kilometer 74+9/0 petak jalan Cibeber‑Lampegan pada malam 19 April 2026. Akibatnya, KA Siliwangi yang seharusnya berangkat dari Cianjur menuju Sukabumi pada malam hari terhenti di Stasiun Cianjur.

Informasi awal mengenai kerusakan jalur pertama kali diterima oleh petugas di lapangan saat patroli rutin pada 19 April 2026 sekitar pukul 19.55 WIB. Petugas menemukan struktur rel yang tidak sesuai akibat longsoran dan berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta. “Sehingga KA Siliwangi tidak jadi berangkat dari stasiun Cianjur,” kata Kuswardojo pada 20 April 2026.

Ia menambahkan, dengan adanya longsoran tersebut, KA 342 Siliwangi relasi Sukabumi‑Cipatat yang dijadwalkan berangkat pada pagi hari ini juga dibatalkan. “Betul untuk beberapa jadwal pemberangkatan hari ini dibatalkan. Demi keselamatan penumpang,” ujarnya.

Sebagai bentuk kompensasi, pelanggan yang terdampak dan tidak berkenan melakukan perjalanan dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana sebesar 100 % dari harga tiket, di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun. Pembatalan tiket dapat dilakukan dalam kurun waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi yang tersedia guna mempermudah proses pembatalan.

Menurut Kuswardojo, KAI Daop 2 Bandung saat ini terus melakukan upaya percepatan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api dapat segera kembali normal. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan di lapangan agar jalur dapat segera kembali normal dan operasional kereta api dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pemantauan jalur secara rutin, terutama di daerah rawan longsoran. Penundaan dan pembatalan jadwal, meski mengganggu penumpang, tetap menjadi langkah prioritas demi keamanan semua pihak.

KA SiliwangilongsoranCibeber‑LampeganKAI Daop 2 Bandungpembatalan tiketkeamananjalur relpenundaan jadwal

Komentar

Memuat komentar...