Luka Kaki Tak Sembuh? Waspada Ciri Diabetes

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 27 dibaca
Bisik.id
Luka Kaki Tak Sembuh? Waspada Ciri Diabetes

Gambar atau konten salah?

Seorang pembaca mengeluhkan kondisi luka pada jari kaki ayahnya. Awalnya luka tampak kecil, namun kemudian membengkak dan tidak kunjung sembuh. Luka tersebut dilaporkan semakin melebar dan dalam, bahkan setelah diobati kondisinya tidak membaik.

Kondisi seperti ini patut diwaspadai, terutama kaitannya dengan diabetes. Diabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah berada di atas batas normal. Peningkatan gula darah ini memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan pada saraf, sistem kekebalan tubuh, dan sirkulasi darah.

Gangguan saraf pada penderita diabetes seringkali membuat mereka tidak menyadari adanya luka baru atau cedera kecil. Selain itu, kekebalan tubuh yang menurun dan kadar gula tinggi mempercepat perkembangbiakan bakteri. Bagi mereka yang sudah lama mengidap diabetes, sering terjadi masalah pembuluh darah. Aliran darah ke area luka menjadi tidak optimal. Kombinasi faktor-faktor inilah yang menyebabkan luka diabetes membesar dan sulit sembuh.

Penanganan luka diabetes harus fokus pada perawatan yang tepat agar bakteri tidak berkembang biak. Tujuannya adalah memicu pertumbuhan jaringan baru untuk menutup atau mengecilkan luka tersebut.

Hal krusial lainnya adalah menjaga kadar gula darah tetap terkontrol pada level yang sesuai. Jika diperlukan, dokter spesialis penyakit dalam subspesialis endokrinologi metabolik dan diabetes yang menangani pasien diabetes dapat meresepkan antibiotik atau obat lain untuk memperbaiki aliran darah.

Mengenai kasus yang dialami, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter yang merawat. Pemeriksaan mendalam diperlukan untuk menentukan langkah pembersihan luka yang paling tepat. Tindakan ini bisa saja cukup dilakukan di klinik, atau memerlukan prosedur pembersihan yang lebih komprehensif oleh dokter spesialis bedah. Kontrol gula darah yang baik adalah syarat utama pemulihan.

Informasi ini disampaikan oleh dr Leny Puspitasari, SpPD, Subsp EMD(K), Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Endokrinologi Metabolik dan Diabetes dari RS Pondok Indah - Bintaro Jaya.

Ringkasan:

  • Luka yang tidak kunjung sembuh dan memburuk bisa menjadi indikasi komplikasi diabetes.
  • Diabetes mengganggu saraf, kekebalan tubuh, dan aliran darah, menghambat proses penyembuhan luka.
  • Perawatan luka yang benar dan kontrol gula darah yang ketat sangat penting.
  • Konsultasi dengan dokter spesialis diperlukan untuk menentukan penanganan luka yang memadai.
luka diabeteskadar gula darahperawatan lukagangguan sarafaliran darahpengobatan diabetes

Komentar

Memuat komentar...