Madura United Menang 2-1, Pecahkan Deret 11 Laga di Bangkalan
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 11 April 2026, Stadion Gelora Bangkalan menjadi saksi laga Super League antara Madura United dan Persik Kediri. Pertandingan berlangsung di bawah sorotan lampu stadion, menampilkan dua tim yang berusaha menorehkan poin penting.
Dengan skor akhir 2-1, Madura United berhasil memecah deret 11 laga tanpa kemenangan. Gol pertama datang dari Alesandro pada menit ke-34, sementara Riquelme Silva menutup rekor kemenangan dengan gol kedua pada menit ke-72. Gol satu bagi Persik Kediri dicetak oleh Rendy Sanjaya pada menit ke-61.
Perolehan kemenangan ini membawa Madura United naik ke posisi ke-14 di klasemen sementara Super League, menambah total poin menjadi 23. Posisi ini menjadi indikator penting bagi klub dalam menyusun strategi ke depan.
Pertandingan dimulai dengan penguasaan bola dominan Persik Kediri. Mereka mengatur tempo, menekan tinggi, dan menunggu kesalahan dari lawan. Madura United tampil lebih reaktif, menunggu momen untuk menyerang.
Peluang pertama muncul pada menit ke-5 lewat tendangan kaki Ernesto Gomez. Meskipun build-up Madura United berhasil diatasi oleh pressing tinggi Persik Kediri, Ernesto berusaha memanfaatkan ruang, namun Diky Indriyana menepisnya dengan cepat.
Menit ke-14, Persik Kediri mengeksekusi sudut terencana. Ernesto mengirim umpan lambung terukur, namun M. Firli tidak dapat menyudul bola. Tendangan tersebut mengarah tepat di pelukan Diky Indriyana, menandai momen ketat di lini belakang.
Di menit ke-25, Jose Enrique mengeksekusi tendangan bebas di depan kotak penalti Madura United. Chechu Meneses maju sebagai eksekutor, namun sepakan kencangnya masih tipis melenceng, menambah ketegangan di lapangan.
Gol pertama Madura United muncul pada menit ke-34. Alesandro berlari menyelinap, menyambut umpan lambung Lulinha di tiang jauh. Penyelesaian akuratnya menembus gawang Persik Kediri, menandai kemenangan 1-0 bagi tuan rumah.
Setelah setengah pertama, Madura United tampil dengan semangat tinggi. Skor 1-0 menutup 45 menit awal, menandai perlawanan yang seimbang namun berimbang.
Pada menit ke-49, Persik Kediri hampir menyamakan kedudukan. Dalam ruang lengang, Rendy Sanjaya leluasa membidik gawang, namun sepakan yang ia lesakkan masih meleset dari sasaran.
Menit ke-54, Ernesto Gomes menampilkan penetrasi gemilang. Ia berkelok-kelok mengelabui beberapa pemain Madura United sebelum menghempaskan sepakan keras. Bola meluncur deras ke arah gawang, namun Diky kembali mampu menggagalkan.
Gol menegangkan datang dari Rendy Sanjaya pada menit ke-61. Bermula dari skema bola mati, ia melepaskan tembakan dari jarak sangat jauh. Keras, mengarah, meluncur deras. Diky Indriyana tak kuasa mengantisipasi, menandai skor 1-1.
Gol kedua Madura United muncul pada menit ke-72. Riquelme Silva menandai kemenangan dengan gol yang terukur. Proses gol bermula dari serangan balik cepat Sandro, bola ia alirkan pada ruang tak terkawal, lalu Riquelme menyelesaikannya.
Selama sisa laga, Persik Kediri berusaha bertubi-tubi. Pada menit ke-80, bola mengarah pada Jon Toral. Ia menyepaknya dengan kencang namun masih dapat dihalau Diky. Bola muntah disepak Rodrigo tetapi melambung. Tidak ada tambahan gol hingga peluit akhir.
Susunan pemain Madura United:
- Diky Indriyana (GK)
- Pedro Monteiro
- Ruxi
- Ahmad Rusadi
- Gio Numberi
- Kerim Palic
- Jordy Wehrmann
- Iran Junior
- Alesandro
- Lulinha (C)
- Junior Brandao
Susunan pemain Persik Kediri:
- Leonardo Navacchio (GK)
- Chechu Meneses
- M. Firli
- Hamra Hehanussa
- Rezaldi Hehanussa
- Rendy Sanjaya
- Ernesto Gomez
- Jose Enrique
Peristiwa ini menandai akhir deretan 11 laga tanpa kemenangan bagi Madura United. Kemenangan ini menunjukkan perbaikan performa tim di bawah pelatih, sekaligus memberi harapan bagi posisi akhir musim ini. Dengan poin tambahan, Madura United kini berada di posisi ke-14, menandai langkah positif menuju akhir musim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
