Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat di Gunung Puntang setelah Pencarian 2 Hari

Bambang W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Mahasiswa ITB Ditemukan Selamat di Gunung Puntang setelah Pencarian 2 Hari

Gambar atau konten salah?

Arief Wibisono, mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan ITB angkatan 2024, dilaporkan hilang di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung. Ia akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin, 11 Mei 2026.

Pencarian berlangsung dua hari, dimulai sejak Sabtu, 9 Mei 2026. Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan relawan, melakukan penyisiran di hutan lebat. Laporan warga setempat mengarahkan petugas ke lokasi yang berbeda dari jalur pendakian semula.

Penemuan terjadi di kawasan Leuweung Malang. Tempat itu berjarak sekitar 8 kilometer dari Basecamp Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari. Warga dan petugas gabungan menemukan Arief di sana pada pagi hari.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi mengonfirmasi posisi korban. “Iya, keluar jalur awal masuk. Jaraknya dari Basecamp Pasir Kuda ke tempat penemuan sekitar 8 kilometer. Alhamdulillah sudah ketemu dalam kondisi sehat (selamat),” ujarnya.

Setelah ditemukan, petugas segera memberikan pertolongan pertama. Arief dinyatakan dalam kondisi sehat dan selamat. Tim medis memeriksa kondisinya sebelum membawanya turun ke tempat yang lebih aman. Kemudian, ia diserahkan kepada keluarga atau pihak kampus.

Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arif, menyatakan, “Alhamdulilah, Arif sudah ditemukan dengan selamat. Ditemukan di Leuweung Malang, ditemukan oleh warga.”

Operasi SAR ini melibatkan koordinasi lintas instansi. Basarnas mengumpulkan informasi dari rekan-rekan korban untuk memetakan jalur lintasan. Pencarian diperluas ke titik-titik yang belum terjangkau. Relawan se-Bandung Raya turut berperan maksimal dalam penyisiran lapangan.

Metode pencarian melibatkan pemetaan jalur potensial, serta penambahan area pencarian berdasarkan data yang dikumpulkan. Tim juga memanfaatkan jaringan relawan, termasuk Wanadri, untuk memperluas jangkauan.

Koordinasi wilayah didukung oleh relawan se-Bandung Raya, yang membantu memaksimalkan penyisiran di lapangan. Semua pihak bekerja sama untuk memastikan keselamatan mahasiswa tersebut.

ITB memberikan klarifikasi bahwa aktivitas Arief di Gunung Puntang bukan bagian dari kegiatan resmi kemahasiswaan kampus. (bbp/bbp)

Peristiwa ini menegaskan pentingnya koordinasi antara lembaga SAR, kepolisian, dan relawan dalam menangani kasus hilang di daerah pegunungan. Keberhasilan pencarian dua hari ini menunjukkan efektivitas kerja sama lintas instansi serta dukungan masyarakat setempat. Dengan kondisi selamat, Arief kini kembali bersama keluarga dan kampus, menandai akhir dari pencarian yang menegangkan.

Arief WibisonoMahasiswa ITBGunung PuntangPencarian SARLeuweung MalangBasecamp Pasir KudaWargaRelawan

Komentar

Memuat komentar...