Mahasiswa Laporkan Ular Piton, Damkar Tiba di Jember
Gambar atau konten salah?
Di Jalan Jawa 7 nomor 149, Kecamatan Sumbersari, Jember, seorang mahasiswa bernama Fadil menemukan seekor ular piton sepanjang 2,5 meter bersembunyi di bawah tumpukan bambu. Ular tersebut terdeteksi ketika Fadil melintas di area sekitar pukul 00.37 WIB.
“Saya melihat ular piton saat lewat masuk ke tumpukan bambu. Akhirnya saya segera lapor ke Damkar,” kata Fadil saat dikonfirmasi, 23 April 2026.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar bergerak cepat. Aries Setiawan, petugas yang bertugas, mengungkapkan bahwa lima orang Damkar tiba di lokasi hanya 10 menit setelah panggilan. “Pukul 00.47 WIB, lima petugas Damkar langsung mendatangi lokasi setelah menerima telepon dari pelapor,” jelasnya.
Sesampainya di tempat, petugas segera membongkar tumpukan bambu. Benar saja, ular tersebut meringkuk di sela‑sela bambu. Aries melanjutkan, “Setelah kami sampai, kami langsung melakukan evakuasi ular piton. Ternyata benar ada ular di bawah tumpukan bambu itu.”
Kecepatan pelaporan meminimalkan risiko. Tidak ada korban luka maupun kerugian lain. “Belum sampai ada korban. Karena setelah mahasiswa itu lihat, langsung lapor ke kami dan kami evakuasi dan kami amankan di mako untuk saat ini,” ujar Aries.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pelaporan cepat. Keberadaan ular besar di lingkungan pemukiman dapat menimbulkan bahaya, namun koordinasi antara warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil menanggulangi situasi tanpa cedera.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
