Malut United Hadapi Persebaya di Kie Raha, Bertarung Kembali

Nita W. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
Malut United Hadapi Persebaya di Kie Raha, Bertarung Kembali

Gambar atau konten salah?

23 April 2026 akan menjadi hari penting bagi Malut United yang akan menantang Persebaya Surabaya di Stadion Kie Raha, Ternate. Kickoff dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB, menandai laga yang diharapkan dapat mengubah momentum tim.

Dalam empat pertandingan terakhir, Laskar Kie Raha hanya mengumpulkan dua poin. Tak hanya itu, mereka juga menelan sepuluh gol. Angka ini menegaskan kondisi yang kurang memuaskan bagi pelatih utama, Hendri Susilo.

Performa buruk ini berdampak pada klasemen sementara. Malut United kini berada di peringkat kelima dengan 46 poin. Sebelumnya, di tengah kompetisi, mereka masih bersaing untuk juara, namun situasi berubah drastis.

Saat ini, kiper jangkung asal Brazil, Alan Bernardon, tidak dapat bergabung. Cedera ACL yang dialaminya memaksa tim masuk ke meja operasi, meninggalkan kekosongan di posisi kiper.

Dalam pertemuan pers menjelang laga, Hendri Susilo mengungkapkan ketidakpuasan atas kondisi tim. “Seperti yang kita lihat ya, Malut saat ini dalam keadaan tidak baik-baik saja. Artinya, ini banyak faktor,” ujarnya. Ia menekankan bahwa banyak hal yang berkontribusi pada penurunan performa.

Meski demikian, pelatih tersebut menegaskan tekad untuk tidak menyerah. “Pada intinya kita tetap akan berjuang, bekerja keras untuk kembali ke trek yang sebenarnya. Mudah-mudahan, lawan Persebaya ini awal kebangkitan Malut. Mau tidak mau kita harus tiga poin di sini,” tambahnya. Keberhasilan tiga poin dianggap sebagai tonggak awal kebangkitan.

Dengan semua tantangan, Malut United berusaha memanfaatkan laga ini sebagai titik balik. Fokus utama adalah mengembalikan semangat juang dan menutup luka cedera kiper. Pertandingan ini menjadi ujian terakhir sebelum musim berlanjut, menantang tim untuk menunjukkan peningkatan nyata di lapangan.

Malut UnitedPersebaya SurabayaStadion Kie RahaCedera ACLHendri SusiloKemenangan tiga poinKebangkitan

Komentar

Memuat komentar...