MAN IC Sumedang Hadir, Pembangunan Selesai 12 Mei 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Jumlah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (MAN IC) akan bertambah. Terbaru, MAN IC Sumedang akan segera hadir, dengan pembangunan yang diharapkan selesai pada akhir 12 Mei 2026.
Peletakan batu pertama MAN IC Sumedang dilakukan oleh Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi'i. Pada acara tersebut, beliau menegaskan bahwa lembaga ini akan menjadi bagian penting dari jaringan pendidikan unggul di Indonesia.
“Alhamdulillah hari ini Kementerian Agama Republik Indonesia menambah lagi satu lembaga pendidikan unggul di Indonesia yakni Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia, MAN IC di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sumedang. Ini adalah MAN IC ke-25 di lingkungan Kementerian Agama dan MAN IC pertama yang berdiri di Provinsi Jawa Barat,” kata Wamenag di Sumedang pada Selasa (12 Mei 2026), dikutip dari Kemenag.
Wamenag menjelaskan rencana penempatan siswa angkatan pertama sebelum kampus selesai dibangun. “Mula-mula angkatan pertama itu kita tempatkan di lembaga Balai Diklat Bandung untuk satu kelas, untuk satu rombel. Tapi kemudian tahun kedua kita pindahkan ke Asrama Haji yang ada di Bekasi. Baru semuanya selesai, SBSN-nya pun oke, baru mulai dibangun. Maka insyaallah tahun ketiga anak-anak itu nanti sudah belajar di sini,” terangnya.
Penerimaan siswa baru MAN IC dilakukan secara nasional melalui proses Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB). Seleksi ini sudah selesai dilaksanakan pada Februari 2026. Siswa baru akan masuk asrama mulai Juli 2026.
SNMB tahun ajaran 2026/2027 dimulai pada Desember 2025. Terdapat 25 MAN IC yang tersedia untuk program ini. Menurut juknis khusus SNMB MAN IC Cendekia, MAN PK, MA KN, dan MAN Program Unggulan Nasional tahun pelajaran 2026/2027, MAN IC Sumedang memiliki daya tampung 48 orang untuk angkatan pertama, yang terdiri dari 24 siswa putra dan 24 siswa putri.
Jalur pendaftaran SNMB MAN IC terbagi menjadi dua: jalur tes berbasis komputer dan jalur prestasi. Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya, disarankan untuk mempersiapkan lebih awal sebelum Desember 2025.
Berikut ketentuan jalur seleksi MAN IC:
1. Jalur Tes – Diselenggarakan bagi siswa terbaik lulusan MTs/SMP negeri, swasta, pendidikan diniyah formal (PDF), dan pendidikan muadalah yang memenuhi syarat.
2. Jalur Prestasi – Sekolah dapat melakukan klarifikasi-verifikasi terkait bukti prestasi siswa. Seleksi dilakukan tanpa tes dengan kriteria prestasi berikut:
- Prestasi nasional peraih medali emas/perak/perunggu atau juara 1/2/3 di bidang sains pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia bidang Sains (OMI SAINS) tingkat nasional dan/atau Olimpiade Sains Nasional (OSN).
- Olimpiade Madrasah Indonesia bidang Riset (OMI RISET) tingkat nasional, Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional, lomba penelitian/karya ilmiah yang dilaksanakan pemerintah seperti Kemenag atau Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
- Juara 1/2/3 tingkat nasional pada ajang talenta nasional yang dilaksanakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
- Olimpiade lain dengan penghargaan luar negeri, yang merupakan lanjutan dari OMI dan OSN, seperti IMO, IBO, IPhO, IChO, IOI, IGeO, IESO, IAO, IOAA, IEO, ISO, IEYI, dan ASPC medali emas/perak/perunggu atau honorable mention.
- Juara 1/2/3 tingkat nasional pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
Dengan sistem seleksi yang ketat, MAN IC Sumedang menargetkan untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi siswa di wilayah Jawa Barat. Pembangunan kampus ini diharapkan dapat memfasilitasi proses belajar yang lebih baik setelah angkatan pertama memulai pelajaran di tempat sementara.
Secara keseluruhan, langkah ini menambah jaringan MAN IC di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat, dan memberikan peluang bagi siswa untuk mengikuti program pendidikan unggul yang diakui secara nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait