Mandi Junub: Waktu Nabi, Hadith, dan Cara Praktis Indonesia
Gambar atau konten salah?
Mandi junub adalah ritual pembersihan bagi umat Islam setelah mengalami hadas besar. Kegiatan ini diwajibkan ketika seseorang mengalami keluarnya mani secara sengaja, berhubungan suami istri, mengalami haid, nifas, atau kondisi lain yang menimbulkan hadas besar.
Apakah mandi junub harus dilakukan segera? Sejauh ini, para ulama menekankan pentingnya mandi secepatnya, terutama sebelum melaksanakan ibadah yang mensyaratkan kesucian, seperti salat. Namun, Nabi Muhammad SAW juga pernah menunjukkan beberapa waktu yang dapat dipilih untuk mandi junub.
Waktu Nabi Muhammad SAW Mandi Junub
Berbagai hadith shahih mencatat bahwa Nabi SAW pernah mandi junub pada tiga waktu berbeda: di awal malam, di akhir malam, dan pada saat fajar. Berikut kutipan hadith yang menjelaskan ketiga waktu tersebut.
1. Pada Awal dan Akhir Malam
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِي، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ بُرْدٍ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيِّ، عَنْ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ، قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ ، فَسَأَلْتُهَا؛ قُلْتُ : أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَغْتَسِلُ مِنْ أَوَّلِ اللَّيْلِ أَوْ مِنْ آخِرِهِ؟ قَالَتْ : كُلَّ ذَلِكَ؛ رُبَّمَا اغْتَسَلَ مِنْ أَوَّلِهِ، وَرُبَّمَا اغْتَسَلَ مِنْ آخِرِهِ، قُلْتُ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ فِي الْأَمْرِ سَعَةً
Artinya: “Yahya bin Habib bin Arabiy mengabarkan bahwa Hammad mengatakan dari Burdin dari Ubadah bin Nusaiy dari Ghudaif bin Harits yang berkata, ‘Saya datang menemui Aisyah RA, lalu bertanya kepadanya, ‘Apakah Rasulullah mandi pada permulaan malam atau akhir malam?’ Aisyah menjawab, ‘Pada kedua waktu itu. Terkadang beliau mandi di permulaan malam dan terkadang di akhir malam.’ Saya lalu berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kelonggaran dalam masalah ini.’” (HR Muslim)
2. Saat Waktu Fajar
عَنْ عَائِشَةَ وَأُمَّ سَلَمَةَ رَ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ وَهُوَ جُنُبْ مِنْ أَهْلِهِ ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ
Artinya: “Dari Aisyah RA dan Umm Salamah RA: Suatu ketika, Rasulullah SAW bangun di pagi hari dalam keadaan junub setelah mencampuri istrinya. Sesudah itu, Nabi SAW mandi dan berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim)
Tata Cara Mandi Junub
Menurut buku Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, mandi junub sah bila memenuhi dua syarat utama: niat dan membasuh seluruh tubuh. Berikut langkah-langkah yang dicontohkan Nabi SAW:
- Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali.
- Menghapus kemaluan.
- Melakukan wudhu seperti hendak salat.
- Menyiram kepala tiga kali sambil memastikan air mencapai akar rambut.
- Melakukan aliran air ke seluruh tubuh, mulai dari sisi kanan lalu kiri, serta membersihkan bagian tersembunyi seperti ketiak, telinga, pusar, dan sela-sela jari.
Niat Mandi Junub
Dalam buku Panduan Salat Lengkap dan Praktis karya Ahmad Sultoni, bacaan niat mandi junub adalah:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar wajib karena Allah Ta'ala.” (nkm/nkm)
Dengan mengikuti contoh Nabi SAW, umat Islam dapat melaksanakan mandi junub dengan benar dan sesuai sunnah. Proses ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual, membantu seseorang kembali ke keadaan suci sebelum melaksanakan ibadah lainnya. Mandi junub yang dilakukan tepat waktu dan dengan niat yang jelas memperkuat kesadaran akan pentingnya kebersihan dalam kehidupan sehari‑hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sekolah Rakyat Aceh 2 Subulussalam Akan Beroperasi Juni
Banda Aceh Serahkan Ambulans Toyota Hiace di Posyandu
Mantan Gubernur Zaini Abdullah Meninggal di Banda Aceh
Kepala BGN Tolak Klaim MBG ke Presiden, Sebut Hoax
Zulkifli Hasan Kunjungi Petani Aceh, Fokus Distribusi Pupuk
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Berita Terbaru
Fokus Hilirisasi Batu Bara, CPO, Ferroalloy untuk DHE
Ancelotti Jelaskan Ganti Wesley França dengan Éderson Silva
Hakimi Pujian Vinícius Junior Pertandingan Maroko-Brasil
Brasil vs Maroko: Pertandingan Awal Grup C Piala Dunia 2026
Alwi Farhan Lolos Final 2026, Kalahkan Jason Gunawan
Banjir Akibat Curah Hujan Lebih Tinggi di Jakarta
