Mantan Gubernur Zaini Abdullah Meninggal di Banda Aceh

Yuli S. · 2 min baca · 4 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Mantan Gubernur Zaini Abdullah Meninggal di Banda Aceh

Gambar atau konten salah?

Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah alias Abu Doto (84) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.

Semasa menjabat sebagai Menteri Kesehatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), beliau rencananya akan dikebumikan di kampung halamannya di Pidie.

Zaini meninggal siang tadi sekitar pukul 12.26 WIB, Sabtu (13 Juni 2026). Abu Doto sudah beberapa pekan menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Pemerintah Aceh turut berduka atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi kepada wartawan.

Menurutnya, kepergian Zaini menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh.

Semasa hidupnya, Abu Doto dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri untuk daerah dan masyarakat baik melalui profesinya sebagai dokter maupun kiprahnya sebagai pemimpin daerah.

Abu Doto memimpin Aceh pada periode 2012‑2017 bersama Muzakir Manaf (Mualem) yang menjabat sebagai wakil gubernur.

Selama memimpin banyak pembangunan yang dilakukannya salah satunya merenovasi halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menyerupai Masjid Nabawi di Madinah.

Selain itu, Abu Doto juga memperluas jembatan Lamnyong untuk mengurai kemacetan. Akses menuju dua kampus terbesar di Aceh yakni Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-Raniry itu sangat macet pada pagi hari sebelum jembatan diperluas.

"Pemerintah Aceh menyampaikan penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada daerah dan masyarakat serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir," jelas Nurlis.

Pemerintah Aceh menyampaikan penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada daerah dan masyarakat serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir, jelas Nurlis.

Kematian Zaini Abdullah menandai akhir era kepemimpinan yang menekankan pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Aceh. Warisan beliau tetap hidup melalui inisiatif yang masih berjalan, seperti renovasi masjid dan perbaikan akses transportasi.

Zaini AbdullahAbu DotoGubernur AcehRSUD Zainoel AbidinMasjid Raya BaiturrahmanJembatan LamnyongPembangunan infrastruktur

Komentar

Memuat komentar...