Mantan Gubernur Zaini Abdullah Meninggal di Banda Aceh
Gambar atau konten salah?
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah alias Abu Doto (84) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.
Semasa menjabat sebagai Menteri Kesehatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), beliau rencananya akan dikebumikan di kampung halamannya di Pidie.
Zaini meninggal siang tadi sekitar pukul 12.26 WIB, Sabtu (13 Juni 2026). Abu Doto sudah beberapa pekan menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Pemerintah Aceh turut berduka atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi kepada wartawan.
Menurutnya, kepergian Zaini menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh.
Semasa hidupnya, Abu Doto dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri untuk daerah dan masyarakat baik melalui profesinya sebagai dokter maupun kiprahnya sebagai pemimpin daerah.
Abu Doto memimpin Aceh pada periode 2012‑2017 bersama Muzakir Manaf (Mualem) yang menjabat sebagai wakil gubernur.
Selama memimpin banyak pembangunan yang dilakukannya salah satunya merenovasi halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menyerupai Masjid Nabawi di Madinah.
Selain itu, Abu Doto juga memperluas jembatan Lamnyong untuk mengurai kemacetan. Akses menuju dua kampus terbesar di Aceh yakni Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-Raniry itu sangat macet pada pagi hari sebelum jembatan diperluas.
"Pemerintah Aceh menyampaikan penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada daerah dan masyarakat serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir," jelas Nurlis.
Pemerintah Aceh menyampaikan penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada daerah dan masyarakat serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Semoga almarhum husnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir, jelas Nurlis.
Kematian Zaini Abdullah menandai akhir era kepemimpinan yang menekankan pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Aceh. Warisan beliau tetap hidup melalui inisiatif yang masih berjalan, seperti renovasi masjid dan perbaikan akses transportasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kepala BGN Tolak Klaim MBG ke Presiden, Sebut Hoax
Zulkifli Hasan Kunjungi Petani Aceh, Fokus Distribusi Pupuk
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Rupiah Jatuh ke Rp 18.000, Mata Uang Terlemah Asia 12 Juni
Balai Pengajian Miftahul Jannah Dibangun Ulang Bersama TNI
Bawaslu Tawarkan Beasiswa PNS Sarjana hingga Doktor 2026
Berita Terbaru
Malam 1 Suro: Tradisi, Amalan, dan Larangan di Jawa
Mantan Gubernur Zaini Abdullah Meninggal di Banda Aceh
STPN Buka Penerimaan Taruna 2026/2027: 350 Kursi Disediakan
Warung Nasi Goreng Salatiga Viral karena Timun Utuh
Paket 'Stay & Play' Trans Hotel Bandung Liburan Sekolah
Kepala BGN Tolak Klaim MBG ke Presiden, Sebut Hoax
Brasil Siap Piala Dunia 2026, Ancelotti Meningkatkan Harapan
Transmart Full Day Sale 14 Juni, Diskon 50+20% Kartu Kredit