Manicure UV Ternyata Risiko Kanker Kulit di Punggung Tangan
Gambar atau konten salah?
Threads menjadi platform yang tak terduga untuk mengangkat kisah kesehatan. Akun @rizqafputri memposting cerita tentang seorang wanita berusia 52 tahun yang baru saja didiagnosis dengan kanker kulit stadium awal. Menurut narasi, penyebab utama kemungkinan berasal dari kebiasaan rutin melakukan manicure menggunakan lampu sinar ultraviolet (UV).
Wanita tersebut dikenal rajin merawat kuku setiap tiga minggu sekali. Kebiasaan ini sudah berlangsung konsisten selama 18 tahun. Sejak beberapa tahun lalu, muncul lesi kecil di punggung tangannya. Dalam setahun terakhir, lesi tersebut semakin memburuk: memerah, menebal, bertekstur kasar, hingga bersisik.
Untuk mendapatkan diagnosis pasti, tim medis melakukan biopsi. Sampel diambil dari tiga titik lesi di punggung tangan. “Hasilnya, dua lesi sudah termasuk kanker kulit tahap sangat awal (Squamous Cell Carcinoma/SCC in situ), satu lesi lain termasuk actinic keratosis (AK) yang merupakan lesi prakanker akibat paparan UV,” tulis Rizqa, seorang dokter sekaligus penulis posting.
Observasi tim medis semakin menguat ketika pola penyebaran lesi tidak acak. “Yang bikin dokter mulai curiga, lesinya nggak muncul acak di seluruh tubuh. Di area lain seperti wajah, badan, punggung, atau kaki tidak ditemukan lesi serupa,” tambah Rizqa. “Lesi justru hanya muncul di punggung tangan, area yang paling sering terkena UV manicure,” lanjutnya.
Dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpDVE, SpE, menegaskan prinsip utamanya: tidak melarang manicure, melainkan meminimalkan paparan radiasi UV yang tidak perlu. Untuk menjaga kuku tetap cantik tanpa risiko, ia menyarankan langkah proteksi sebelum tangan dimasukkan ke mesin UV.
“Untuk mengurangi risiko, sebaiknya gunakan sunscreen broad-spectrum minimal SPF 30 hingga 50 pada seluruh punggung tangan sekitar 15‑20 menit sebelum prosedur manicure dimulai,” saran Dr. Darma. Ia juga menambahkan: “Atau gunakan sarung tangan khusus anti‑UV yang bagian ujung jarinya bolong, jadi hanya membuka area kuku saja.”
Akumulasi paparan UV sepanjang hidup menjadi faktor penting. Dr. Darma menekankan bahwa risiko kanker kulit lebih ditentukan oleh total paparan UV, bukan satu atau dua sesi manicure. “Yang perlu diingat, risiko kanker kulit lebih ditentukan oleh akumulasi total paparan UV yang diterima kulit sepanjang hidup kita, bukan cuma dari satu sesi manicure itu sendiri,” tegasnya.
Ia juga meluruskan anggapan bahwa kanker kulit terjadi secara instan hanya karena satu atau dua kali pergi ke salon kuku. “Iya meluruskan anggapan bahwa kanker kulit terjadi secara instan hanya karena satu atau dua kali pergi ke salon kuku,” jelasnya.
Menjawab pertanyaan tentang batas aman manicure per bulan, Dr. Darma menyatakan belum ada bukti ilmiah resmi yang mengatur batasan tersebut. Ia menekankan perlunya proteksi ekstra bagi kelompok tertentu: kulit terang, riwayat keluarga kanker kulit, banyak bercak actinic keratosis, atau kulit sensitif terhadap matahari.
Kasus ini menyoroti pentingnya kesadaran akan risiko paparan UV dalam rutinitas kecantikan. Manicure dengan lampu UV, bila tidak diikuti langkah proteksi, dapat menambah beban radiasi pada kulit, terutama di area yang sering terpapar. Kesehatan kulit tetap menjadi prioritas, dan tindakan pencegahan sederhana seperti sunscreen dan sarung tangan anti‑UV dapat membantu mengurangi risiko tanpa mengorbankan penampilan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BPOM Tegaskan Indonesia Jadi Pemain Utama ATMP Terapi Gen
Peringatan WMO: El Nino 2026 Siap Guncang Indonesia
Penyakit Ginjal Anak Naik, Minuman Manis Bertanggungjawab
Kista Ovarium: Kenali Jenis, Risiko, dan Solusi Laparoskopi
Golongan Darah Tidak Menentukan Risiko Kolesterol Berdasarkan
Frisian Flag Gelar Kampanye Keluarga di Atrium BXC Bintaro
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
