Mantan Aktor Singapura Berhenti Film, Buka Warung Seafood
Gambar atau konten salah?
Huang Yiliang, mantan aktor Singapura berusia 64 tahun, kini menjalankan usaha warung seafood di Circuit Road Hawker Centre. Ia memutuskan beralih profesi setelah masa kariernya di dunia perfilman berakhir.
Awalnya dikenal lewat beberapa drama televisi, Huang Yiliang menghadapi masalah hukum yang berujung pada hukuman penjara. Daripada terpuruk, pengalaman tersebut menjadi titik balik. Saat di penjara, ia mulai memikirkan bisnis yang dapat dijalankan tanpa memerlukan izin khusus. Ide itu kemudian berkembang menjadi warung seafood sederhana.
Di MacPherson Market and Food Centre, ia membersihkan dan menyiangi ikan, lalu mempersiapkan berbagai hidangan laut di warungnya. Semua proses, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian, dilakukan sendiri oleh Huang Yiliang. Ia menekankan bahwa kualitas tetap terjaga meski harga tetap terjangkau.
Beroperasi baru beberapa bulan, warung ini tak disangka ramai. Banyak orang, termasuk artis dan produser, datang untuk mencicipi menu yang disajikan. Pada 30 April 2023, Huang Yiliang memposting foto di akun Facebooknya, menampilkan teman-teman di dunia hiburan yang mampir. Ia menulis, “Syukurlah Tuhan telah menjaga reputasi saya,” menandai rasa syukur atas dukungan yang diterima.
Para tamu yang hadir mencakup sutradara, produser, serta mantan aktor lain seperti Yang Libing dan Lin Yisheng. Kehadiran mereka menambah kehangatan suasana, sekaligus memperlihatkan bahwa jaringan profesional masih terjaga.
Ulasan netizen pun mengalir. Seorang pengguna dengan nama Molly Too menulis, “Itu semua teman kamu. Mereka tetap bersamamu sampai kapanpun! Bukan seperti orang-orang yang hanya mendekatimu sesaat dan lupa ketika mereka sudah terkenal.”
Netizen lain, Ho Jeremy, menambahkan, “Sebuah keberuntungan memiliki grup berisi teman-teman baik yang mendukungmu...semoga sukses dan terbaik untukmu!!!”
Selain itu, komentar lain menyatakan, “Senang melihatmu bisa bangkit dan bersinar lagi dengan cara berbeda. Selamat,” menandakan apresiasi atas transformasi kariernya.
Ide warung Old Fisherman lahir saat Huang Yiliang menjalani hukuman. Ia ingin menawarkan hidangan laut berkualitas ala restoran, namun tetap terjangkau bagi semua orang. Untuk memastikan resepnya tepat, ia mengkonsultasikan lebih dari 20 koki, meminta kiat-kiat memasak yang benar.
Dengan latar belakang yang beragam, Huang Yiliang menunjukkan bahwa masa lalu tidak menghalangi seseorang untuk memulai usaha baru. Warungnya menjadi contoh bagaimana seseorang dapat memperbaiki reputasi dan menghasilkan bisnis yang diterima oleh komunitas luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Warung Nasi Goreng Salatiga Viral karena Timun Utuh
Jagakarsa: 7 Tempat Kuliner Tradisional yang Harus Dicoba
Gading Serpong: Pusat Kafe Favorit Warga BSD dan Tangerang
Jennifer Coppen nikah Justin Hubner di Bali, tradisi Jawa
Rahasia Tempura Jepang: Adonan Ringan dan Minyak Tepat
Tujuh Tempat Makan Legendaris di Cilandak Menjelajah Rasa
Berita Terbaru
Kurang Cukup: 5 Porsi Buah dan Sayur Tidak Cukup Flavanol
Tingkat Pengangguran Remaja di Jakarta Menurun 5 Persen
Errol Musk: Ayah Elon Musk, Hubungan Baru dengan Jana
Ramalan Zodiak 14 Juni 2026: Harapan dan Tantangan
Trans Luxury Hotel Surabaya Promo Rp 999.000 per Malam Juni
Qatar Imbang Swiss 1-1, Dapat Poin di Piala Dunia 2026
BMKG Prediksi Hujan di Sepuluh Daerah Jambi 14 Juni 2026
Indonesia Raih Tiga Wakil Final Australian Open 2026
