Marcos Santos Akui Alasan Kalah 2-3 Arema vs Persik

Surya B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Marcos Santos Akui Alasan Kalah 2-3 Arema vs Persik

Gambar atau konten salah?

Malang – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan alasan utama kekalahan 2-3 melawan Persik Kediri pada laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026. Ia menilai start lamban di awal laga menjadi faktor utama yang membuat Singo Edan kehilangan poin.

Menurut Marcos, timnya tidak tampil dengan kesiapan yang cukup baik di babak pertama. Hal itu membuat permainan Arema kurang agresif dan gagal mengimbangi tekanan lawan sejak awal.

"Di babak pertama kami belum siap. Setelah jeda mereka coba bereaksi dan kembali masuk ke dalam permainan," ungkap Marcos saat konferensi pers selepas pertandingan.

Melihat kondisi tersebut, juru taktik asal Brasil itu mengaku harus mengambil sikap tegas saat turun minum. Ia menegur para pemain agar tampil lebih berani dan meningkatkan intensitas permainan di babak kedua.

"Saat jeda saya harus mendesak dan menegur pemain agar lebih agresif. Karena jika tidak, kami bisa mengalami kekalahan memalukan seperti pertandingan sebelumnya," tegasnya.

Meski menunjukkan peningkatan setelah jeda, Arema tetap tidak mampu membalikkan keadaan. Marcos pun menilai ada faktor lain yang turut mempengaruhi performa tim, yakni kondisi mental pemain. Ia menyebut posisi Singo Edan yang relatif aman di klasemen justru membuat tim sedikit kehilangan fokus. Situasi ini berdampak pada penurunan performa dalam beberapa pertandingan terakhir.

"Perolehan poin membuat kami berada di posisi yang nyaman, dan itu mungkin membuat kami lebih santai. Dan itu tidak bagus, saya tidak menyukainya," tutup pelatih berusia 46 itu.

Marcos menegaskan bahwa sisa pertandingan musim ini tetap harus dimaksimalkan. Ia tidak ingin para pemain kembali menunjukkan sikap yang sama di laga berikutnya.

Dengan menyoroti start lamban, ketidaksiapan, dan kondisi mental, pelatih berusaha menegaskan pentingnya konsistensi dan agresivitas di setiap pertandingan.

Performa Arema di BRI Super League 2025/2026 menunjukkan bahwa setiap poin penting, dan pelatih bertekad agar tim tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Arema FCMarcos SantosPersik KediriBRI Super Leaguestart lambanagresifkondisi mental

Komentar

Memuat komentar...