Marquez: Lawan Terberat Saya Adalah Fisik Sendiri
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Dua nama kini memuncaki klasemen MotoGP 2026: Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Tapi bagi Marc Marquez, lawan terberatnya bukan mereka berdua.
Pembalap Ducati Lenovo itu memulai musim dengan cedera. Setelah MotoGP Italia, peluangnya mempertahankan gelar juara dunia nyaris sirna. Ia tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen.
Semuanya berubah setelah Marquez menang di MotoGP Hungaria. Ia perlahan bangkit. Ia memanfaatkan hasil buruk para rivalnya. Kini, menjelang MotoGP Jerman di Sachsenring, jaraknya dengan Jorge Martin tinggal 40 poin.
"Rival terbesar saya, atau yang paling saya khawatirkan, adalah kondisi fisik saya sendiri," kata Marquez menjelang MotoGP Jerman, seperti dilansir Crash.net.
"Yang lain saya tidak terlalu peduli. Memang benar mereka sangat cepat, tetapi lawan utama saya adalah bagaimana terus meningkatkan level saya dalam beberapa balapan ke depan," sambungnya.
Persaingan MotoGP 2026 saat ini sangat ketat. Hanya 63 poin yang memisahkan delapan pebalap teratas di klasemen sementara.
Marquez memilih fokus pada pemulihan fisik. Ia tidak mau memikirkan posisi para rival. Ia juga mengatakan tantangan di Sachsenring akan berbeda dengan saat balapan di Assen dua pekan lalu.
"Di Assen pendekatannya berbeda. Di sini mentalitas saya juga berbeda. Sejak sesi latihan pertama (FP1), saya ingin memahami seperti apa level kami," ujar Marquez.
"Saya berharap bisa bertarung untuk memperebutkan podium," kata pebalap berusia 33 tahun itu.
Marquez sadar betul bahwa tubuhnya sendiri adalah penghalang terbesar. Bukan kecepatan Martin atau Bezzecchi. Bukan tekanan dari pebalap lain. Tapi seberapa cepat ia bisa pulih dan kembali ke performa puncak. Dari tertinggal 102 poin, kini ia hanya berjarak 40 poin. Itu menunjukkan bahwa ketika fisiknya prima, ia masih bisa bersaing di barisan depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Warga Nekat Lewat Jembatan Gantung, Jalan Rusak Parah Jadi Dalang
Gunung Semeru Erupsi Empat Kali, Abu Vulkanik Capai 1.300 Meter
AS Serang Iran Malam Ketiga, Target Pesisir dan Rudal
Messi Absen Latihan Jelang Argentina Vs Inggris
3 Kebiasaan Makan yang Rusak Lambung Tanpa Disadari
Kounde Bela Yamal: Ucapannya soal Prancis Bukan Pelecehan
Prancis vs Spanyol: Final Semifinal Piala Dunia
Vicky Prasetyo Tak Bisa Dihubungi, Kafe di Semarang Tutup
Pantai Blue Lagoon Ramai Meski Viral Pengusiran
