Masjid Agung Medan Sambut 10.000 Jemaah Idul Adha 1447

Yanto K. · 2 min baca · 12 hari lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Masjid Agung Medan Sambut 10.000 Jemaah Idul Adha 1447

Gambar atau konten salah?

Masjid Agung Medan sedang menyiapkan segala sesuatunya menjelang Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Sekretaris Eksekutif Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Agung Medan, Abdullah Matondang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan daya tampung sekitar 10.000 jemaah.

Menurut Abdullah, kapasitas tersebut akan dibagi di tiga lantai. Lantai 2 dan 3 khusus untuk jemaah wanita, sementara Lantai 1 ditujukan bagi jemaah laki‑laki. Ia menambahkan, “Daya tampung yang kita siapkan sekitar 10.000 jemaah dengan tiga lantai yang tersedia. Lantai 2 dan 3 dikhususkan bagi jemaah wanita, sementara lantai 1 untuk jemaah laki‑laki,” sambil menegaskan kesiapan tambahan.

Jika jumlah jemaah melebihi perkiraan, pihak masjid akan menggunakan lantai dasar. “Untuk fasilitas, panitia menyiapkan tikar sebagai pengganti sajadah di area tambahan tersebut jika jemaah membludak,” jelas Abdullah.

Salat Idul Adha akan dimulai pada pukul 07.15-07.30 WIB. Ustaz Irham Taufiq akan memimpin sholat, dan Prof. Dr. H. Muzakkir, M.A. akan menjadi khatib. Abdullah menegaskan, “Kami umumkan mulai 07.15 WIB, tetapi pelaksanaannya bisa dimulai pukul 07.30 WIB. Kami mengantisipasi jemaah yang datang belakangan agar tidak merasa dikecewakan,”. Ia juga mengimbau masyarakat agar datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan memperoleh tempat yang sesuai. “Kami meminta jemaah untuk datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan bisa mendapatkan tempat dengan lebih mudah,” tambahnya.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Masjid Agung Medan tidak akan melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1447 H. Hal ini disebabkan lokasi di sekitar masjid belum memungkinkan karena proses pembangunan masih berlangsung. Abdullah menjelaskan, “Sejak bangunan baru Masjid Agung dioperasionalkan, pemotongan kurban belum pernah dilakukan di lokasi ini. Terakhir kali kegiatan tersebut dilaksanakan pada 2021, saat masjid lama masih digunakan.” Ia menutup dengan, “Kami khawatir jika dipaksakan akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Pekerja masih aktif bekerja dan lokasi belum rapi.”

Dengan persiapan yang matang, Masjid Agung Medan berharap pelaksanaan Salat Idul Adha berjalan lancar, meski tidak ada pemotongan kurban di tempat. Pihak masjid tetap memfokuskan pada kenyamanan dan keamanan jemaah, serta menjaga agar acara berlangsung sesuai rencana.

Masjid Agung MedanSalat Idul Adha 1447Kapasitas 10.000 jemaahPemotongan kurbanPembangunan masjidKeamanan jemaahKemacetan

Komentar

Memuat komentar...