Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka, 3.000 Jemaah Masuk Pagi

Mira T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 99 dibaca
Bisik.id
Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka, 3.000 Jemaah Masuk Pagi

Gambar atau konten salah?

Setelah sempat ditutup selama empat puluh hari, Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur kembali dibuka. Video yang terverifikasi menunjukkan warga Palestina beramai‑ramai memasuki gerbang masjid pada 9 April 2026 pagi. Sekitar 3.000 jemaah melaksanakan salat subuh di tempat tersebut.

Akses ke berbagai tempat ibadah—baik Islam, Kristen, maupun Yahudi—sempat ditutup total atau dibatasi hanya untuk sebagian kecil umat sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pada 28 Februari 2026. Israel sering memberlakukan pembatasan, khususnya terhadap warga Palestina yang ingin beribadah.

Menurut laporan Al Jazeera, pada 10 April 2026 Departemen Wakaf Islam di Yerusalem menyatakan bahwa pintu Al‑Aqsa kembali dibuka untuk seluruh jemaah mulai waktu subuh. Lembaga keagamaan yang berafiliasi dengan Yordania dan mengelola masjid tersebut tidak merinci lebih lanjut terkait kebijakan ini.

Rekaman video sebelumnya juga menampilkan para relawan dan petugas yang telah bersiap di halaman serta area salat untuk menyambut kedatangan jemaah dan mendukung pelaksanaan ibadah.

Otoritas Israel sendiri, pada 8 April 2026 malam, telah mengumumkan rencana pembukaan kembali Al‑Aqsa dan Gereja Makam Suci. Polisi Israel menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan “instruksi terbaru dari Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel”. Dalam pernyataannya, mereka juga menegaskan adanya peningkatan pengamanan, termasuk penempatan ratusan polisi dan penjaga perbatasan di kawasan Kota Tua Yerusalem serta akses menuju tempat‑tempat suci, dengan tujuan menjaga keamanan para pengunjung.

Peristiwa ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan akses ke situs suci di Yerusalem, mengingat ketegangan yang berlangsung sejak akhir Februari. Kebijakan ini menunjukkan upaya Israel untuk menyeimbangkan keamanan dengan hak beribadah, meski masih menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat internasional.

Masjid Al AqsaYerusalemPalestinaIsraelakses ibadahkonflik AS-Irankebijakan keamanan

Komentar

Memuat komentar...