Masjid Zayed Solo Gelar Golek Garwo Korpri untuk ASN

Bambang W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Masjid Zayed Solo Gelar Golek Garwo Korpri untuk ASN

Gambar atau konten salah?

Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo kembali menggelar acara Golek Garwo Korpri untuk para pegawai negeri dan karyawan pemerintah di wilayah Solo Raya. Acara ini dirancang untuk membantu aparatur sipil yang masih belum menemukan pasangan.

Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed, Munajat, menjelaskan bahwa program ini diadakan setelah sukses menggelar golek garwo untuk masyarakat umum. Ia menambahkan bahwa ide ini muncul dari banyak permintaan para ASN serta hasil evaluasi program serupa yang pernah digelar sebelumnya. “Digelar itu sebenarnya permintaan itu sudah banyak ya dari ASN. Kita evaluasi dengan tim Fortais, kita pengin meningkatkan rate of success-nya agar semakin banyak (yang berhasil). Kemarin waktu Ramadan di Solo kita coba treatment seperti itu dan ternyata cepat. Ini sudah hampir 40-an pasang yang berhasil dari momen Ramadan kemarin,” kata Munajat.

Program ini akan membuka pendaftaran pada akhir minggu ini. Pendaftaran akan berlangsung mulai akhir Mei hingga pertengahan Juli 2024. Pihak panitia menegaskan bahwa pendaftaran akan terbuka bagi anggota Korpri, termasuk Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, pegawai tetap BUMD, BLU, BUMN, dan aparat pemerintah desa.

Namun, kepesertaan dibatasi khusus bagi mereka yang berdomisili atau bertugas di wilayah Solo Raya. “Untuk tahap awal, kepesertaan dibatasi khusus bagi mereka yang berdomisili atau bertugas di wilayah Solo Raya. Khusus ini hanya untuk Solo Raya dulu, mulai dari Sragen, Karanganyar, Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri. Wilayah ini kan banyak perbatasan, orang Surakarta banyak yang orang Karanganyar. Siapa tahu nanti dapat jodoh orang Karanganyar,” jelas Munajat.

Munajat menegaskan bahwa program ini sejalan dengan tugas Korpri, yaitu menyejahterakan dan menenteramkan anggota. “Korpri itu tugasnya menyejahterakan dan menenteramkan anggota. Biasanya kan hanya bantuan perumahan melalui BTN untuk yang muda-muda, nah sekarang sak isine (sekaligus isinya). Rumah tinggal tambah tangga (rumah tangga),” tambahnya.

Untuk mendukung proses pencarian jodoh yang lebih privat dan tertata, panitia akan menggunakan aplikasi berbasis website yang dirancang pintar. “Jadi kalau setelah taaruf salah satu pihak tidak mau kenalan, ya tidak akan mendapatkan kontak pihak lainnya. Menggunakan aplikasi website, jadi saling respons. Nanti kalau saling merespons, lalu lintasnya bisa kita lihat untuk kemudian kita push,” tutur Munajat.

Panitia juga akan melakukan verifikasi ketat melalui data KTP. Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya peserta yang mendaftar untuk mencari istri kedua, pihaknya dengan tegas menolaknya. Ia menyatakan program Golek Garwo ini memegang teguh prinsip monogami. “Aduh, pemerintah apalagi saya Korpri dan kita juga (bekerja sama dengan) Kemenag, prinsipnya kan monogami,” tegasnya.

Setelah pendaftaran ditutup, para peserta akan memasuki tahapan taaruf pada 4-5 Juli 2024. Panitia memberikan waktu sekitar empat bulan (Juli hingga Oktober) bagi para peserta untuk saling mengenal dan memantapkan pilihan.

Para peserta yang berjodoh nantinya tidak hanya dipertemukan, tapi juga akan dinikahkan secara massal. Program “Korpri Zayed Mantu” akan digelar bertepatan dengan Hari Korpri. “Rencana kita targetkan 29 November, kan kita memperingati Hari Korpri, rencana mau kita mantokke (nikahkan) sekalian. Ada Korpri Mantu di Masjid Zayed besok. Langsung akad sekalian di Masjid Zayed kalau yang jadi,” pungkasnya.

Program ini menargetkan hingga 1.000 peserta, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa membatasi kuota. Dengan sistem verifikasi dan aplikasi yang terintegrasi, diharapkan proses pencarian pasangan dapat berjalan lebih efisien dan sesuai prinsip monogami. Acara ini menandai langkah baru dalam upaya menyejahterakan anggota Korpri di Solo Raya, sekaligus mempererat hubungan sosial antarpegawai pemerintah.

Golek Garwo KorpriMasjid Raya Sheikh ZayedSolo Rayakorpripencarian jodohaplikasi webmonogamiHari Korpri

Komentar

Memuat komentar...