Mayapada Hadirkan Sinusitis Center Baru 2026 di Surabaya
Gambar atau konten salah?
Sinusitis sering disamakan dengan flu biasa, namun perbedaan keduanya cukup signifikan. Hidung tersumbat, pilek berkepanjangan, atau sakit kepala yang tidak kunjung hilang bisa jadi tanda peradangan rongga sinus, yang jika tidak ditangani dapat menurunkan kualitas hidup pasien secara drastis.
Dr. Caesarisma Vidiyanti, Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok – Bedah Kepala dan Leher (THT‑BKL) di Mayapada Hospital, menjelaskan bahwa flu dan sinusitis memiliki karakteristik yang berbeda. “Flu disebabkan oleh infeksi virus, berlangsung 5‑7 hari, dengan gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri badan,” jelas dr. Caesarisma.
Di sisi lain, sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus yang terletak di hidung, pipi, dahi, dan mata. Penyebabnya meliputi infeksi, alergi, polip hidung, kelainan struktur hidung (deviasi septum), maupun paparan polusi udara. Peradangan ini menyumbat saluran sinus sehingga lendir terperangkap dan memicu perkembangan bakteri maupun virus. “Sementara itu, sinusitis merupakan peradangan pada rongga sinus yang ada di area hidung, pipi, dahi, dan mata akibat infeksi, alergi, polip hidung, kelainan struktur hidung (deviasi septum), maupun paparan polusi udara. Peradangan ini menyumbat saluran sinus sehingga lendir terperangkap dan memicu perkembangan bakteri maupun virus.” tambahnya.
Gejala sinusitis biasanya berlangsung lebih lama dan cenderung memburuk. “Gejala sinusitis berlangsung lebih lama dan cenderung memburuk, meliputi hidung tersumbat, lendir kuning atau hijau, nyeri atau tekanan di wajah terutama saat menunduk, sakit kepala, penurunan indra penciuman, bau tidak sedap dari hidung, serta rasa lelah berkepanjangan,” jelas dr. Caesarisma.
Jika tidak segera ditangani, sinusitis dapat berkembang menjadi kondisi kronis, yaitu peradangan yang berlangsung lebih dari 12 minggu. “Jika tidak segera ditangani, sinusitis dapat berkembang menjadi kondisi kronis, yaitu peradangan yang berlangsung lebih dari 12 minggu.”
Pada tahap kronis, gejala sering kali bertahan lama dan dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. “Pada tahap ini, gejala sering kali bertahan lama dan dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien, termasuk gangguan tidur, penurunan konsentrasi, hingga berkurangnya produktivitas sehari‑hari,” kata dr. Caesarisma.
Oleh karena itu, gejala sinusitis harus segera diperiksakan untuk mencegah keparahan. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan endoskopi hidung yang memungkinkan melihat kondisi rongga hidung dan sinus secara detail, serta mengidentifikasi sumber peradangan secara lebih presisi. “Prosedur ini dilakukan dengan sayatan kecil, nyeri dan perdarahan lebih minim, pemulihan lebih cepat. Tindakan juga lebih tepat sasaran, dengan menjaga jaringan sehat sebanyak mungkin, sehingga hasilnya lebih optimal dan pasien lebih nyaman,” jelas dr. Caesarisma.
Menanggapi kebutuhan ini, Mayapada Hospital akan membuka Sinusitis Center pada April 2026. Layanan ini akan menangani kasus sinusitis secara komprehensif dengan teknologi modern dan prosedur minimal invasif, seperti endoskopi, guna membantu pasien kembali mendapatkan #NapasLega. Tim dokter yang berpengalaman di bidang telinga dan pernapasan akan memimpin perawatan.
Untuk informasi lengkap seputar layanan kesehatan lainnya di Mayapada Hospital, pasien dapat mengakses aplikasi MyCare. Aplikasi ini menyediakan fitur Health Articles & Tips serta Personal Health untuk memantau kebugaran, seperti langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).
Sinusitis, meski tampak ringan, dapat mengganggu aktivitas sehari‑hari jika tidak ditangani tepat waktu. Kesadaran akan gejala dan pemeriksaan dini menjadi kunci dalam mencegah kondisi menjadi lebih serius. Dengan adanya Sinusitis Center dan teknologi endoskopi, pasien di Surabaya kini memiliki akses perawatan yang lebih cepat, aman, dan efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua AFF U-19 2026
Semampir: Mobil Baleno, 8 Jeriken Pertalite Ditemukan
1 Muharram Jadi Puncak Tahun Baru Islam, Sejarah Hijrah
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Telmo Castanheira Berpisah dari Persik Kediri Musim 2025/26
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
