Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Laut Pasuruan

Fandi R. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Laut Pasuruan

Gambar atau konten salah?

Mayat perempuan ditemukan mengambang di laut Pasuruan

Warga pesisir Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Pasuruan terkejut ketika tubuh seorang perempuan muncul di perairan laut. Jenazah tersebut ditemukan sekitar dua kilometer dari garis pantai Desa Mlaten.

Penemuan pertama dilakukan oleh nelayan setempat bernama Mubin (40 tahun) pada Selasa, 05 Mei 2026, pukul 12.40 WIB. Ia sedang melaut ketika melihat tubuh mengambang dalam posisi tengkurap. Saat mendekat, korban sudah tidak bernyawa. “Saat itu saya sedang melaut, lalu melihat ada tubuh mengambang. Setelah saya pastikan, ternyata sudah meninggal, kemudian saya langsung melapor,” ujar Mubin.

Setelah itu, Mubin menghubungi perangkat desa Surya Anugrah (23 tahun). Surya meneruskan laporan ke Polsek Nguling. Petugas kepolisian, perangkat desa, dan warga segera pergi ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Jenazah dibawa ke daratan, lalu dievakuasi ke RSUD Grati menggunakan ambulans Puskesmas dengan pengawalan petugas. Di rumah sakit, petugas melakukan serangkaian tindakan mulai dari mengamankan lokasi kejadian hingga mencatat keterangan saksi.

Menurut Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi, identitas korban belum diketahui. Kondisi jenazah mengambang dalam posisi tertelungkup di laut. “Korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Grati untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian,” katanya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut, mencoba mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Penyelidikan ini berlangsung di area pesisir Desa Mlaten, dengan dukungan penuh dari aparat dan warga setempat.

Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan di wilayah pesisir, serta perlunya prosedur investigasi yang cepat dan akurat untuk mengidentifikasi korban dan penyebab kematian.

mayat perempuanpasuruandesa mlatennelayanpolsek ngulingRSUD Gratipenyelidikankewaspadaan pesisir

Komentar

Memuat komentar...