Mayat Pria Ditemukan di Muara Kali Wiso Jepara Segera
Gambar atau konten salah?
27 April 2026 menjadi hari yang tak terlupakan bagi warga Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara. Seorang pria ditemukan tewas di Muara Kali Wiso, dekat perahu nelayan. Penemuan itu segera menjadi sorotan publik, terutama setelah diposting di Instagram Infoseputarjepara.
Postingan tersebut menampilkan petugas kepolisian dan relawan BPBD Jepara yang sedang memindahkan mayat. Tidak ada penjelasan awal mengenai penyebab kematian, namun situasi ini segera memicu tindakan evakuasi.
Warga Ujungbatu Jepara digegerkan dengan penemuan mayat pria di Muara Kali Wiso Ujungbatu Jepara Senin (27/4) pagi. Mayat tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kartini untuk identifikasi. Dari hasil identifikasi diketahui bernama Zalul Umar warga RT 15 RW 4 Kelurahan Ujungbatu Jepara. Belum diketahui penyebab kematian pria tersebut, tulis pernyataan resmi.
Menurut Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, kejadian bermula ketika salah satu nelayan bersiap melaut pada pukul 05.00 WIB. Perahu miliknya kandas di Muara, dan saksi turun dari perahu. Saat itu, ia melihat mayat pria mengapung di belakang perahu.
Saat melintas di kali Wiso sebelah selatan sekitar 100 meter dari TPI Ujungbatu, perahu saksi Kandas, kemudian saksi satu turun bermaksud untuk mendorong perahunya. Di saat turun dari perahu melihat ada sosok mayat berbaju kaos hitam mengapung di belakang perahu, ungkap Dwi saat dimintai konfirmasi siang ini.
Setelah melaporkan temuan kepada nelayan lain, ia kembali ke lokasi. Namun, mayat sudah hilang lagi, berpindah terhempas ombak. Nelayan setempat berusaha mencari, dan pada sekitar pukul 07.12 WIB mayat akhirnya ditemukan kembali.
Setelah kembali ke lokasi kejadian, mayat sudah hilang lagi (lokasinya berpindah terhempas ombak), selanjutnya nelayan setempat berupaya untuk mencari keberadaan mayat tersebut, sekira pukul 07.12 WIB akhirnya ditemukan, jelas Dwi.
Menurutnya, pemeriksaan awal menunjukkan mayat bernama Rizalul Umam, berusia 31 tahun, warga Kelurahan Ujungbatu. Dwi menegaskan bahwa mayat langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.
Selanjutnya, Sat pol Airud Polres Jepara bersama Polsek Jepara Kota dan relawan dibantu nelayan setempat untuk mengangkat dan membawa mayat ke mobil ambulans. Dari sana, mayat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian korban.
Selanjutnya Sat pol Airud Polres Jepara beserta Polsek Jepara Kota dan relawan dibantu nelayan setempat untuk mengangkat dan membawa ke mobil ambulans, selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian korban, pungkas Dwi.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi antara aparat keamanan, lembaga penanggulangan bencana, dan masyarakat. Meskipun penyebab kematian masih belum terungkap, proses identifikasi dan autopsi sedang berlangsung. Kejadian ini juga mengingatkan akan risiko yang dihadapi nelayan di perairan Jepara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
