Mayor Palembang Tegas Terhadap Vandalisme Mural di Simpang
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengekspresikan kekecewaannya atas aksi vandalisme yang merusak mural di kawasan Simpang Charitas. Mural tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, yang diharapkan menjadi bagian keindahan kota.
"Perlu kami tegaskan, vandalisme bukanlah bentuk kreativitas. Ini adalah perusakan fasilitas umum yang melanggar ketentuan," ujarnya, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
Mayor menilai aksi tersebut bukan bentuk kreativitas, melainkan perusakan fasilitas publik yang melanggar aturan. Ia menegaskan bahwa mural yang dirusak adalah karya bersama yang seharusnya dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.
"Ini hasil kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Seharusnya dijaga, bukan justru dirusak," tegasnya, mengingatkan pentingnya rasa memiliki terhadap fasilitas publik yang telah dibangun.
Ratu Dewa memastikan Pemerintah Kota Palembang tidak akan mentolerir tindakan serupa. Ia menyatakan pelaku vandalisme akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
"Pemkot tidak akan tinggal diam. Kami akan menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum," katanya, menegaskan komitmen kota untuk menegakkan hukum.
Ia juga telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang untuk melakukan penelusuran dan mencari pelaku perusakan mural tersebut.
"Saya minta Satpol PP segera melakukan pencarian terhadap pelaku vandalisme ini," ujarnya, menuntut tindakan cepat dari aparat.
Meskipun demikian, Ratu Dewa menegaskan pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kreativitas, khususnya di bidang seni. Ia menyebut Pemkot Palembang akan terus memperluas ruang-ruang ekspresi seni yang legal agar tidak disalurkan melalui cara yang melanggar aturan.
"Kami tetap membuka ruang bagi kreativitas warga. Ke depan, ruang ekspresi seni yang legal akan terus kami perluas," katanya, menegaskan dukungan terhadap seni yang sesuai regulasi.
Mayor memohon seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik yang ada di Kota Palembang. Ia menilai kota adalah cerminan warganya, sehingga perlu dirawat dengan rasa tanggung jawab.
"Kota ini adalah wajah kita bersama. Mari kita rawat dengan rasa memiliki dan tanggung jawab," tutupnya, mengajak warga untuk menjaga kebersamaan dan keindahan kota.
Dengan penegasan ini, Ratu Dewa menegaskan sikap tegas terhadap vandalisme sekaligus membuka peluang bagi ekspresi seni yang legal, menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat fasilitas publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Palembang: Gaji ke-13 ASN 2026, Rp 89 Miliar Alokasi
Evaluasi CFD Palembang: PKL Dikonfigurasikan di Zona Khusus
Berita Terbaru
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Pedagang Valas Kaki Lima di Jalan Kwitang Terima Dolar Rusak
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
