Mbappe Ungkap Beban Tekanan Sejak Muda, Fokus Lapangan
Gambar atau konten salah?
Kylian Mbappe telah menjadi sorotan sejak usia remaja. Pada usia 19 tahun, ia membawa Timnas Prancis meraih Piala Dunia 2018. Kini, pada usia 27, ia menorehkan prestasi di klub Real Madrid.
Dalam wawancara terbaru dengan Vanity Fair, Mbappe membahas tekanan yang dirasakannya sebagai pemain top dunia. Ia juga menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi sorotan media dan penggemar. Ia mengakui bahwa menjadi terkenal sejak muda menambah beban emosional.
"Saya menjadi terkenal di usia yang sangat muda," buka Kylian Mbappe.
"Apa yang saya lakukan tidak cuma untuk diri saya sendiri, tapi jadi milik semua orang. Sulit rasanya, tapi ini kehidupan yang harus saya pilih," sambungnya.
Mbappe menyatakan kesulitannya mengendalikan emosi ketika pamor meningkat. Ia belajar bersabar dan menerima segala kritik.
"Jadi rasanya tidak terlalu berterima kasih jika saya mengeluh. Saya memang tidak menangani semuanya dengan selalu baik," ungkapnya.
"Semua orang mau keajaiban, tapi keajaiban hanya terjadi di lapangan," tambahnya.
"Jadi sekarang, saya terus mencoba untuk bisa lebih mengerti dengan semua yang ada, meskipun orang-orang kadang melebihi batas," tutupnya.
Perjalanan Mbappe menunjukkan bagaimana seorang atlet muda harus menyeimbangkan ekspektasi publik dan perkembangan pribadi. Dalam dunia sepak bola yang penuh sorotan, ia tetap fokus pada permainan di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
