MBG Beli 21.801 Motor Listrik Emmo untuk Distribusi Gizi

Sinta R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 115 dibaca
Bisik.id
MBG Beli 21.801 Motor Listrik Emmo untuk Distribusi Gizi

Gambar atau konten salah?

Surabaya, puluhan ribu motor listrik baru saja diborong untuk proyek MBG (Makan Bergizi Gratis). Motor listrik ini diproduksi oleh Emmo, merek yang masih baru di industri kendaraan listrik Indonesia. Desain motor ini baru saja didaftarkan ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual pada 31 Desember 2025.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025. Tujuannya adalah mendukung operasional pelaksanaan MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut Dadan.

Motor listrik yang dibeli untuk MBG diduga kuat adalah motor listrik merek Emmo. Wujud motor ini sudah beredar luas di dunia maya. Ada dua tipe yang akan dipakai proyek, yakni jenis trail dan skuter. Kedua motor tersebut sudah dilengkapi dengan warna dan decal logo BGN.

Hal ini dikuatkan oleh terdaftarnya motor listrik tersebut di sistem katalog elektronik terpusat yang dikelola LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). Katalog ini memfasilitasi belanja kebutuhan instansi pemerintah.

Di laman resmi Inaproc, disebutkan platform itu memungkinkan pembelian langsung tanpa tender panjang serta mengutamakan produk lokal. Terdapat dua model motor listrik Emmo di laman tersebut, yaitu JVX GT dan JVH Max.

Menariknya, motor listrik Emmo yang dipasarkan oleh PT Yasa Artha Trimanunggal baru mendaftarkan hak desain industri ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual pada akhir tahun lalu. Untuk model JVH Max, desain industrinya baru diterima pada 17 Oktober 2025. Sedangkan untuk model JVX GT, desain industrinya baru diterima pada 22 Agustus 2025. Kedua model ini didaftarkan dengan nama pemohon PT Adlas Sarana Elektrik.

Dengan jumlah motor listrik yang terdaftar, proyek MBG dapat menambah efisiensi distribusi makanan bergizi. Motor listrik ini akan membantu pengiriman makanan ke daerah terpencil, meminimalkan emisi karbon, dan mengurangi biaya operasional. Pihak BGN menegaskan bahwa motor listrik ini akan menjadi alat pendukung utama bagi para petugas di lapangan.

Proyek ini menandai langkah penting dalam penggunaan teknologi bersih untuk program sosial. Motor listrik Emmo menjadi contoh bagaimana inovasi lokal dapat mendukung kebijakan publik. Dengan jumlah unit yang akurat dan proses pengadaan yang transparan, MBG berpotensi memperkuat jaminan gizi bagi masyarakat yang membutuhkan.

motor listrik EmmoMBGBadan Gizi NasionalLKPPInaprocefisiensi distribusiemisi karbonteknologi bersih

Komentar

Memuat komentar...