Menteri Kesehatan: WNA Kontak Erat Hantavirus Isolasi

Agus P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Menteri Kesehatan: WNA Kontak Erat Hantavirus Isolasi

Gambar atau konten salah?

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberi kabar terbaru tentang Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi Kontak Erat (KE) hantavirus di kapal pesiar MV Hondius. Pada 12 Mei 2026, ia mengungkapkan bahwa KE tersebut sedang menjalani isolasi mandiri sampai dinyatakan aman oleh RSPI Sulianti Saroso.

Menurut Menkes, semua tes telah dilakukan secara komprehensif. Ia menegaskan, “kami tes secara komprehensif semua, yang bersangkutan bersih. Cuman sampai sekarang dia stay dulu diisolasi, supaya dalam masa inkubasi, temen-temen masih inget kan, COVID-19 itu kan begitu masuk ada masanya kan dia inkubasi,” kata Menkes Budi saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa.

Ia menambahkan bahwa isolasi dimaksudkan untuk memastikan tidak ada penularan. “Kita mau lihat apakah benar-benar bersih apa nggak. Jadi sudah dilakukan, sudah tes, sudah identifikasi, dan kami isolasi,” sambungnya.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Menkes menegaskan bahwa hantavirus tidak menular seperti COVID‑19. “Jadi bukan seperti COVID-19 yang kita ngomong langsung tertular,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar, sekitar 99 % penularannya berasal dari tikus. “Tapi sebagian besar besar 99 persen penularannya melalui tikus. Jadi cara yang paling baik menghindari adalah, pastikan rumah kita, restoran kita, tempat kerja kita bebas dari tikus,” katanya.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menyatakan bahwa KE akan dipantau selama dua minggu setelah pemeriksaan pertama pada 8 Mei 2026. Ia menegaskan, “kami akan pantai sama kami pastikan yang bersangkutan itu negatif, kami akan cek dua minggu dari kemarin (8 Mei),” katanya.

Andi juga menegaskan tidak ada penularan dari KE kepada Warga Negara Indonesia (WNI). “Orangnya ini ketika di sana, edukasinya sudah bagus pengertiannya tentang ini (hantavirus). Jadi ketika datang dia sudah tahu caranya isolasi. Kebetulan dia tinggalnya sendiri kok,” tutupnya.

Hantavirus sudah lama ada di Indonesia, jauh sebelum wabah di kapal pesiar mewah MV Hondius. Namun penting dicatat, jenis maupun tipe virus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan yang ada di MV Hondius.

Secara keseluruhan, langkah isolasi dan monitoring yang ketat menunjukkan upaya pemerintah Indonesia dalam memantau potensi penularan hantavirus, sekaligus menegaskan perbedaan karakteristik penularan antara hantavirus dan COVID‑19.

hantavirusMV Hondiusisolasi mandiriMenkes Budi Gunadi SadikintikusWNApenularan

Komentar

Memuat komentar...