Menteri Keuangan Pak Purbaya Pencabutan Dua Dirjen Kemenkeu
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan pemecatan dua pejabat eselon I di Kementerian Keuangan. Dirjen Anggaran Luky Alfirman dan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu dipindahkan dari jabatan mereka.
Keputusan tersebut mulai berlaku pada 21 April 2026. Sejak hari itu, kedua direktorat jenderal tersebut dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) sementara posisi tetap kosong. Purbaya menegaskan bahwa penggantian sudah mulai Selasa (21/4) dan Plh sudah aktif sejak sore hari.
Ketika ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta Pusat pada 22 April 2026, Purbaya menjawab pertanyaan tentang penggantian direktur dengan kalimat: Dirjen Anggaran serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal diganti?) Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore sudah aktif,
menegaskan bahwa pengganti sudah ditugaskan.
Ia juga menambahkan: Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka,
menunjukkan bahwa masih dalam proses penentuan posisi baru yang sesuai kompetensi.
Sejauh ini, Purbaya belum merinci jabatan yang akan diisi Luky dan Febrio. Ia menyatakan bahwa masih melakukan pengkajian untuk menentukan posisi yang tepat bagi kedua pejabat senior tersebut.
Luky Alfirman dilantik sebagai Dirjen Anggaran pada 23 Mei 2025. Ia memulai karier di Kemenkeu pada 1 Maret 1995 sebagai pegawai di Direktorat Jenderal Pajak. Setelah meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) in Economics di University of Colorado, Boulder, AS, Luky naik jabatan menjadi Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan DJP pada 2004, kemudian Kepala Sub Direktorat Potensi Perpajakan. Ia juga pernah memimpin Bagian Organisasi dan Tata Laksana serta Sub Direktorat Manajemen Transformasi di DJP. Pada Juli 2011, ia dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Badan Kebijakan Fiskal, dan kemudian menjadi Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro. Posisi lain yang pernah ia pegang meliputi Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan (September 2015), Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara (Juli 2017), Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (November 2017), serta Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (November 2022).
Febrio Nathan Kacaribu dilantik sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal pada 23 Mei 2025, menggantikan jabatan Kepala Badan Kebijakan Fiskal yang ia pegang sejak 3 April 2020. Sebelum itu, Febrio menjabat sebagai Kepala Riset Ekonomi Makro dan Keuangan LPEM sejak 2015. Bidang keahliannya mencakup Ekonomi & Proyeksi Bisnis, Model Ekonomi, Ekonomi Keuangan, Ekonomi Moneter, dan Analisis Kebijakan Publik.
Pengumuman pemecatan ini menandai perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan Kemenkeu. Meskipun belum ada penetapan posisi baru, proses evaluasi kompetensi sedang berlangsung untuk memastikan kedua pejabat tersebut ditempatkan di posisi yang sesuai dengan latar belakang dan pengalaman mereka. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman luas, Luky dan Febrio diharapkan dapat berkontribusi secara efektif di bidang kebijakan fiskal dan ekonomi setelah penempatan baru mereka ditetapkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Doni Akbar Tekankan Data Akurat dan Modernisasi Rel Kereta
Rupiah Rp18.000/dolar, Siapkan Barter Filipina Indonesia
PHK Januari-April 2026: Jawa Barat Terbanyak, 5.044 Orang
IHSG Turun 3,48% di Sesi I, Saham Bank Jatuh Signifikan
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Berita Terbaru
TPA Sarimukti Hampir Penuh, Bandung Tunggulah Status Darurat
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Trans7 Mengajar Cipasung: Pelatihan Konten Digital Mahasiswa
