Menteri Keuangan Purbaya Siapkan Pejabat Baru, Copot 2 Orang

Bima J. · 2 min baca · 29 hari lalu · 75 dibaca
Bisik.id
Menteri Keuangan Purbaya Siapkan Pejabat Baru, Copot 2 Orang

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, telah mempersiapkan pengganti bagi dua pejabat Kemenkeu yang dicopot karena kasus restitusi pajak. Ia menyatakan bahwa pelantikan pejabat baru akan dilaksanakan pada Rabu, 06 Mei 2026.

“Nanti besok akan diumumkan, akan kita lantik langsung pejabat barunya,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA pada Selasa, 05 Mei 2026.

Keputusan pencopotan dua pejabat tersebut diumumkan pada Senin, 04 Mei 2026 setelah investigasi menyelidiki lima pejabat Kemenkeu yang tercatat mengeluarkan restitusi tinggi. Dua di antaranya dipecat, sementara tiga lainnya masih dipertimbangkan.

“Saya serius banget dengan restitusi itu, karena keluarnya agak tidak terkendali. Sekarang, boleh ngomong gini, bebas gua menteri kan. Saya investigasi 5 orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini 2 akan saya copot. Jadi message-nya adalah ketika ada instruksi seperti itu, jalankan dengan baik, jangan jor-joran. Jadi saya gak main-main,” ujar Purbaya dalam temu media di Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta Pusat, pada Senin, 04 Mei 2026.

Restitusi pajak adalah mekanisme pengembalian dana kepada wajib pajak ketika mereka membayar lebih dari yang seharusnya. Menurut Direktorat Jenderal Pajak, restitusi dapat dilakukan atas dua kondisi:

  • Pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang, misalnya ketika wajib pajak membayar pajak padahal tidak terutang.
  • Pengembalian kelebihan pembayaran pajak PPh, PPN, dan/atau PPnBM, ketika wajib pajak membayar lebih dari yang semestinya.

Purbaya menilai bahwa selama ini terdapat masalah dalam pelaporan dan pengendalian restitusi, termasuk informasi yang tidak akurat mengenai besaran pencairan. Ia memberi contoh, pada tahun lalu ia sempat menerima laporan bahwa nilai restitusi relatif kecil, namun di akhir tahun realisasinya jauh lebih besar dari yang dilaporkan.

“Jadi gini, tahun lalu saya salah menebak total restitusi yang keluar. Padahal di rapat sudah saya tanyakan berapa sih potensinya. Staf saya bilang sedikit. Di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat yang mereka sebutkan. Jadi itu yang kita akan perbaiki, jangan sampai ada salah informasi lagi,” ucap Purbaya.

Nilai restitusi pajak tahun 2025 tercatat sebesar Rp 361,15 triliun, melonjak 35 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan langkah ini, Purbaya menegaskan komitmennya terhadap pengendalian fiskal dan transparansi. Ia menekankan bahwa setiap instruksi akan dijalankan dengan serius dan tidak akan ada pelonggaran dalam pengawasan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperbaiki sistem restitusi dan mencegah terjadinya pengeluaran berlebih di masa depan.

Purbaya Yudhi Sadewarestitusi pajakKemenkeupengendalian fiskaltransparansipejabat dicopotinvestigasi361 triliun

Komentar

Memuat komentar...