Menteri Mu'ti Dorong Siswa Bersepeda, Jalan Kaki Hemat Energi

Fitri A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
Menteri Mu'ti Dorong Siswa Bersepeda, Jalan Kaki Hemat Energi

Gambar atau konten salah?

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengimbau siswa yang tinggal dekat sekolah untuk berjalan kaki atau bersepeda. Ia menekankan hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto tentang efisiensi energi.

“Jadi misalnya kita imbau kalau yang rumahnya dekat dari sekolah, ya kalau memang kira‑kira aman dan nyaman saya kira tidak ada salahnya jalan kaki misalnya kan, atau kembali kepada kebiasaan bersepeda,” tutur Mu'ti kepada wartawan dalam acara Halabihalal Kemendikdasmen di Gedung A Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30 Maret 2026).

Menurutnya, kebiasaan berjalan kaki dan bersepeda tidak hanya menghemat energi, tetapi juga mendorong gaya hidup lebih sehat. Ia mengingatkan bahwa pola tersebut sempat menjadi kebiasaan selama pandemi COVID‑19. “Selama masa COVID itu kan anak‑anak terbiasa bersepeda, kenapa kebiasaan itu tidak kita juga lanjutkan lagi? Itu kan sehat dan juga bisa hemat energi dan bersih lingkungan,” tambahnya.

Mu'ti juga menekankan pentingnya memaksimalkan penggunaan transportasi umum bagi pelajar. Ia menyoroti kecenderungan siswa saat ini yang lebih memilih sepeda motor daripada angkutan umum. “Kemudian ya kita usahakan memaksimalkan penggunaan transportasi umum, kan sekarang ini kan ada kecenderungan untuk sebagian anak‑anak kita ini lebih nyaman pakai sepeda motor dari pada angkutan umum kan,” ujarnya.

Menteri Mu'ti menyadari bahwa menyediakan angkutan umum yang aman dan nyaman masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Ia berharap pemerintah daerah dapat memperbaiki sarana transportasi umum agar anak‑anak sekolah dapat menggunakannya secara aman. “Mungkin menurut saya ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah di mana pun untuk memperbaiki sarana transportasi umum, sehingga anak‑anak kita ini bisa berangkat ke sekolah dengan menggunakan transportasi umum. Itu kan lebih hemat energi juga bisa mengurangi polusi,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah menginstruksikan beberapa menteri untuk melakukan efisiensi energi. Efisiensi tersebut menyasar sektor‑sektor spesifik agar dapat dilakukan penghematan energi. Rencana penghematan energi ini merupakan langkah antisipasi pemerintah atas dinamika politik di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi global. “Presiden menginstruksikan agar efisiensi difokuskan pada beberapa sektor spesifik guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri,” kata Teddy dikutip dari Kantor Berita Antara.

Presiden telah melakukan koordinasi lintas kementerian agar kebijakan penghematan energi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan mengajak siswa untuk berjalan kaki atau bersepeda, Menteri Mu'ti berharap dapat menanamkan kebiasaan hemat energi sekaligus sehat. Sementara upaya memperbaiki transportasi umum diharapkan dapat memberi alternatif yang aman bagi pelajar, sekaligus menurunkan konsumsi energi dan polusi di kota. Ini menunjukkan bahwa kebijakan energi nasional tidak hanya berfokus pada sumber energi, tetapi juga pada perilaku sehari‑harinya masyarakat.

Efisiensi EnergiBersepedaTransportasi UmumPolusiCOVID-19MendikdasmenPrabowo Subianto

Komentar

Memuat komentar...