Menteri Pantau Pasar Minggu, Plastik Naik 6.000 Rp/Pack

Nurul H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 49 dibaca
Bisik.id
Menteri Pantau Pasar Minggu, Plastik Naik 6.000 Rp/Pack

Gambar atau konten salah?

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan blusukan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka memeriksa stok bahan pangan dan memantau pergerakan harga.

Menurut Zulhas, persediaan bahan pangan masih cukup baik. Namun ia mendengar keluhan pedagang mengenai lonjakan harga plastik. “Iya ini memang tidak hanya pedagang sini, hampir seluruhnya memang mengeluhkan soal harga plastik. Naiknya nggak kira‑kira. Ini bukan naik, melonjak,” ujarnya.

Plastik menjadi barang penting bagi pedagang, dan kenaikannya dipicu oleh naiknya harga BBM akibat konflik di Timur Tengah. Zulhas menegaskan bahwa pemerintah akan membahas masalah ini secara khusus dan akan mengundang pihak‑pihak terkait. “Karena saya denger bijih plastiknya naiknya luar biasa. Karena plastik itu kan dari BBM kan. Ya nanti kita akan bahas secara khusus, kok tiba‑tiba naiknya begitu tinggi. Kita akan undang beberapa pihak terkait,” kata Zulhas.

Salah satu pedagang, Gemi, menyatakan bahwa kenaikan harga plastik sudah terjadi sebelum Idul Fitri. Ia menjelaskan bahwa harga plastik berbagai ukuran naik sebesar Rp 6.000 per pack. “Rp 6.000 naiknya. Sebelum lebaran dua hari atau tiga hari. Nggak kira‑kira naiknya, nggak Rp 1.000‑2.000, ini Rp 5.000‑6.000,” ucapnya.

Harga per pack plastik sebelum kenaikan adalah Rp 17.000, kini menjadi Rp 23.000. Akibatnya, penjual harus mengeluarkan modal lebih banyak dan margin keuntungan mereka berkurang. “Orang jualan juga ngeluh kalau plastik mahal kayak gitu. Biasa belanja paling Rp 60 ribu sampe 70 ribu nggak nyampe, sekarang Rp 100 ribuan lebih,” tambah Gemi.

Di Pasar Minggu, belum semua pedagang membuka lapak. Namun Zulhas menegaskan bahwa stok bahan pangan masih tersedia. “Saya dan Mendag melihat langsung setelah lebaran. Tadi harga‑harga dengar sendiri, persediaan banyak, beras banyak, ayam stoknya banyak, telur banyak, sayur‑sayuran banyak, walaupun pedagang belum 100%, masih 60‑70% yang buka, 30% belum. Harga‑harga bervariasi, ada yang turun ada yang sedikit naik,” ungkapnya.

Dia menambahkan contoh variasi harga. “Misalnya kalau telur sama harganya, ayam naik sedikit, cabai kalau yang besar, cabai merah keriting turun, tapi tadi rawit merah, disebut cabai setan karena pedes katanya, naik harganya. Tapi secara umum persediaan dan harga‑harga masih tetap baik,” tutup Zulhas.

Secara keseluruhan, pasar masih cukup terjaga stoknya meski beberapa pedagang belum beroperasi. Kenaikan harga plastik menjadi isu utama yang akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah, sementara harga bahan pangan tetap stabil bagi konsumen.

Kenaikan harga plastikPasar MingguBBMKonflik Timur TengahStok bahan panganZulkifli HasanBudi Santoso

Komentar

Memuat komentar...