Menteri PUPR Kunjungi Rumah Hunian Sementara Aceh Tamiang
Gambar atau konten salah?
Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, turun ke Kabupaten Aceh Tamiang pada 24 Mei 2026 untuk meninjau Rumah Hunian Sementara (Huntara) nomor 3 dan 4.
Di sana, Dody menegaskan bahwa penanganan pascabencana berjalan baik dan masyarakat terdampak sudah menempati hunian layak. Ia berdialog dengan stafnya dan menyapa warga yang tinggal di sana.
"Kunjungan ini untuk melihat perkembangan Aceh Tamiang seperti apa, serta memastikan apakah arahan-arahan yang kemarin sudah dilaksanakan atau belum. Kalau misalnya masih ada yang belum, kita lihat lagi kendalanya apa," ucap Menteri Dody kepada wartawan.
Huntara 3 terletak di Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda. 84 keluarga atau 336 jiwa sudah menempati hunian ini. Rumah dibangun di atas lahan seluas 19.611 m² dan terbagi dalam 7 blok. Dody menanyakan kepada warga tentang kenyamanan tinggal di Huntara.
"Kawasan ini juga dilengkapi dengan fasilitas 42 unit toilet dan kamar mandi. Kemudian, ada 1 mushola dan tempat ibadah," tambah Dody.
Setiap hunian dibangun dengan dinding sandwich panel berinsulasi, lantai vinyl, plafon PVC/metal, tempat tidur, kipas angin, ventilasi, dan rak serbaguna. Ada lampu LED untuk mendukung kenyamanan selama masa transisi pemulihan.
Dody menilai pembangunan rumah hunian berjalan baik dan sesuai rencana. "Untuk rumah hunianya bagus, progresnya baik sesuai rencana," tambahnya.
Huntara 4 berada di Desa Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru. Kapasitas penghuni berkisar 960 jiwa. Rumah dibangun di atas lahan seluas 30.000 m² dengan rencana kapasitas 240 KK atau 960 jiwa. Huntara dilengkapi 120 unit toilet dan kamar mandi, serta 1 mushola dan tempat ibadah sebagai fasilitas pendukung.
"Rumah hunian ini dibangun di atas lahan seluas 30.000 m² dengan rencana kapasitas 240 KK atau 960 jiwa. Huntara dilengkapi 120 unit toilet dan kamar mandi, serta 1 mushola dan tempat ibadah sebagai fasilitas pendukung," ungkapnya.
Progres Huntara 4 sudah 30,46 % dan masih dalam proses pembangunan. "Saat ini, progres Huntara 4 di Aceh Tamiang sudah 30,46%. Kita berharap selesai tepat waktu pada Juni 2026 mendatang," pungkas Dody.
Dengan kunjungan ini, terlihat bahwa program pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang berjalan sesuai jadwal. Hunian sementara sudah siap bagi warga, dan pembangunan terus berlanjut menuju penyelesaian pada Juni 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
