Menteri Sosial SRMP 2 Medan, Target 100 Ribu Siswa SR 2027
Gambar atau konten salah?
Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf berkunjung ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan pada Senin, 15 Juni 2026. Ia menyatakan bahwa tujuan utama Sekolah Rakyat (SR) adalah menurunkan angka putus sekolah di Indonesia.
“Ya, diharapkan tentu ya, untuk mengurangi secara signifikan jumlah anak-anak yang putus sekolah,” ujar Saifullah di Medan.
Gus Ipul, sebutan akrab bagi Saifullah, mengaku belum memiliki data pasti berapa banyak anak yang berhasil dipertahankan di SR. Namun ia menyebutkan bahwa saat ini total siswa dari keluarga desil 1 dan 2 yang masuk ke SR mencapai 45.000.
“Tapi jumlahnya (yang putus sekolah) kita belum ada. Kita baru bisa menyajikan siswa yang sekolah di sekolah rakyat ya. Sekarang sudah ada 15.000 lebih. Tahun ini ditambah lagi 30.000 lebih, jadi tahun ini sudah lebih dari 45.000 siswa sekolah rakyat,” ungkapnya.
Saifullah menargetkan angka yang lebih tinggi di masa depan. Ia berharap pada tahun 2027 jumlah siswa SR mencapai 100 ribu. Pada 2028, ia menyebutkan target lebih dari 200 ribu, dan pada 2029 targetnya akan berada di atas angka tersebut. Ia juga menekankan kerja sama dengan daerah-daerah untuk mengatasi masalah siswa putus sekolah.
Ia menyoroti bahwa tingkat putus sekolah tertinggi terjadi pada peralihan dari SMP ke SMA. Saat berbincang dengan calon siswa (casis) di SRMP 2 Medan, ia menemukan bahwa banyak siswa berhenti di SMP karena tingginya tingkat putus sekolah. Ada juga siswa yang tidak melanjutkan dari SD ke SMP. Ia mengingatkan contoh seorang anak yang sudah kelas 6 namun putus sekolah, sehingga tidak bisa melanjutkan.
Saifullah menyatakan bahwa saat ini setiap sekolah SR memiliki sekitar 270 siswa. Ia berharap jumlah ini dapat ditambah sesuai kondisi perekonomian di masing-masing daerah. Ia menegaskan bahwa upaya ini akan terus dipertahankan karena setiap daerah memiliki kondisi ekonomi yang berbeda.
“Ke depan kita berharap bisa memperluas cakupan dan jumlah siswa yang masuk. Ini masih terus kita usahakan mengingat ada daerah yang tentu kondisi perekonomiannya berbeda dengan daerah lainnya,” pungkasnya.
Dengan target yang jelas dan kerja sama lintas daerah, program Sekolah Rakyat berupaya menurunkan angka putus sekolah. Peningkatan jumlah siswa di SR menjadi indikator penting dalam upaya meningkatkan akses pendidikan di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gejala Awal Gagal Ginjal: Kaki Bengkak, Urin Berbusa
Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Tertunda, Masih Tertutup
Sumatra Utara Hadapi Hujan Lebat, Kabupaten Terancam
Sumut Buka Seleksi Dua Posisi Direktur PPSU, Mulai 19 Juni
Jokowi Minta PSI Mendukung Pemerintahan Prabowo‑Gibran
BGN Potong Bantuan MBG 76 Sekolah, Hemat 3 Triliun & SPPG
Berita Terbaru
Gejala Awal Gagal Ginjal: Kaki Bengkak, Urin Berbusa
Dot Cake Viral: Antrian Panjang di Butterfield Market
Piala Dunia 2026: Paket Wisata Mewah Harga Jutaan Dolar
Ronaldo Kebuntuan Gol di Piala Dunia 2026: Berubah?
Mobile Legends Hadapi Singapura di Asian Games 2026
Wakil Menteri Mediasi PHK 133 Pekerja PT AII di Jakarta
Paseban Kemangi: Tempat Rahasia Perencanaan Serangan Mataram
