MeshNode WRS: Jaringan Mesh Kirim Peringatan Gempa

Nita W. · 2 min baca · 24 hari lalu · 55 dibaca
Bisik.id
MeshNode WRS: Jaringan Mesh Kirim Peringatan Gempa

Gambar atau konten salah?

Tantangan komunikasi publik saat bencana alam masih menjadi topik hangat. Di Malang, warga bernama Arya Dega mengusulkan solusi agar informasi bencana tetap sampai ke masyarakat meski jaringan internet terganggu.

Solusi yang ia beri nama MeshNode WRS (Warning Relay System) adalah sistem notifikasi gempa bumi yang tidak memerlukan internet atau sinyal seluler. Sistem ini dapat menyebarkan peringatan secara otomatis ke perangkat yang terhubung.

MeshNode WRS mengambil data resmi langsung dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Setelah data diterima, sistem mengirimkannya ke pengguna melalui jaringan mesh berbasis teknologi Meshtastic. Jaringan ini memungkinkan setiap perangkat bertindak sebagai node yang meneruskan pesan.

Sistem ini dirancang sebagai jalur alternatif distribusi informasi saat jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan," ujar Arya pada Senin (11 Mei 2026).

Sistem ini bukan peringatan dini gempa. Informasi dikirim setelah data resmi dirilis BMKG. Fokus kami adalah memastikan informasi tetap bisa diterima meskipun jaringan internet atau seluler terganggu," tegas Arya.

Sistem notifikasi ini memanfaatkan metode komunikasi antardivisi secara langsung, di mana setiap perangkat berfungsi sebagai node yang saling meneruskan pesan. Selama ada node aktif dalam jangkauan, pesan akan terus menyebar berantai. Teknologi ini sangat penting di wilayah rawan bencana karena tahan banting dan tidak memerlukan biaya langganan internet.

Meski dikembangkan di Malang, MeshNode WRS melibatkan pakar teknologi dari Bandung, Padang, dan Klaten. Kolaborasi lintas daerah ini memperkuat jaringan dan meningkatkan keandalan sistem.

Arya bekerja bersama tim pengembang seperti Indra Lesmana, Budi Kurniawan, dan Yoga Sakti. Mereka terus menyempurnakan distribusi data agar dapat diimplementasikan secara luas oleh komunitas di seluruh Indonesia.

Saat ini, MeshNode Indonesia membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk ikut serta. Informasi teknis dan panduan pengoperasian disediakan melalui platform diskusi digital dan akun media sosial komunitas.

Melalui gerakan ini, Arya berharap kemandirian komunikasi di tingkat warga dapat terwujud, sehingga risiko kepanikan akibat ketidakpastian informasi saat bencana dapat diminimalkan.

Inisiatif MeshNode WRS menunjukkan bahwa solusi sederhana berbasis jaringan mesh dapat membantu menyebarkan data penting tanpa bergantung pada infrastruktur telekomunikasi. Dengan kolaborasi regional dan keterbukaan komunitas, sistem ini berpotensi menjadi alat bantu bagi daerah rawan bencana.

MeshNode WRSBMKGjaringan meshnotifikasi gempakomunikasi publikbencana alamkolaborasi regional

Komentar

Memuat komentar...