Mesin Pirolisis TOSS Klungkung Uji: 13 Ban Jadi 120 L Minyak

Endah K. · 1 min baca · 1 jam lalu · 26 dibaca
Bisik.id
Mesin Pirolisis TOSS Klungkung Uji: 13 Ban Jadi 120 L Minyak

Gambar atau konten salah?

Di TOSS Center Klungkung, mesin pirolisis diuji pada Minggu, 07 Juni 2026. Mesin tersebut mampu mengolah 750 kilogram sampah dalam satu siklus yang memakan waktu 10 jam. Hasil uji coba menunjukkan mesin dapat mengubah 13 ban truk bekas menjadi 120 liter minyak pirolisis dalam satu pemanasan. Selain ban, mesin juga diuji dengan 200 kilogram sampah pilahan atau Refuse Derived Fuel (RDF), menghasilkan 80 liter minyak pirolisis.

Bupati Klungkung, I Made Satria, memantau proses tersebut. Menurutnya, performa mesin secara kasatmata sudah sesuai harapan dan menjadi terobosan dalam penanganan sampah di Gumi Serombotan. “Mesin yang paling kecil sudah diuji coba sesuai harapan. Selanjutnya, tinggal melakukan uji emisi untuk memastikan pengoperasiannya benar-benar ramah lingkungan,” ujar Satria melalui siaran pers.

Politikus PDIP menjelaskan bahwa proses pengolahan sampah dengan pirolisis dilakukan melalui pemanasan pada suhu tinggi. Dengan teknologi ini, emisi yang keluar melalui cerobong bukan berupa asap, melainkan uap air. Satria berharap seluruh tahapan pengujian dapat segera diselesaikan sehingga operasional penuh dapat dimulai pada akhir Juni mendatang. “Semakin cepat bisa dioperasikan tentu makin baik sehingga upaya penanganan sampah di Klungkung dapat berjalan lebih optimal,” terangnya.

Mesin pirolisis di TOSS Center Klungkung merupakan produk PT Andersons Group dari Cook Island. Mesin ini dikelola oleh PT Inpac Solutions Indo bersama PT Bali Bersih Bersinar.

Dengan hasil uji coba ini, Klungkung menambah langkah konkret dalam mengurangi sampah dan memanfaatkan bahan bakar alternatif.

Mesin pirolisisTOSS Center Klungkungsampahban trukminyak pirolisisRDFemisilingkungan

Komentar

Memuat komentar...