Met Gala 2026: Tema Costume Art, Larangan Bawang Putih
Gambar atau konten salah?
Met Gala adalah perhelatan mode paling bergengsi di dunia, yang digelar setiap tahun di The Metropolitan Museum of Art, tepatnya di Costume Institute di Manhattan, New York City. Acara ini dirancang untuk memperingati pembukaan pameran mode tahunan dan selalu dihadiri oleh ratusan tokoh terkenal dari berbagai bidang.
Spesial tahun ini, Met Gala akan berlangsung pada Senin malam, 4 Mei 2026 dengan tema Costume Art. Beberapa figur ternama, seperti Beyoncé, Venus Williams, dan Nicole Kidman, ditunjuk sebagai ketua bersama. Anna Wintour kembali memegang peran sebagai ketua utama yang mengawasi keseluruhan acara, termasuk pengelolaan menu makan malam.
Setiap hidangan yang disajikan harus melewati proses persetujuan yang panjang agar selaras dengan tema acara dan kenyamanan para tamu. Sejumlah bahan makanan bahkan secara dilarang muncul di menu demi menjaga estetika, suasana, dan alasan lainnya.
Berikut lima bahan makanan yang dilarang di Met Gala:
-
Bawang Putih – Bawang putih menjadi salah satu bahan makanan yang dilarang keras. Alasan utamanya adalah untuk mencegah bau mulut, mengingat para tamu akan berada dalam jarak dekat saat berbincang, berfoto, dan menjalani wawancara. Anna Wintour, juga diketahui tidak menyukai bahan ini. Chef Josh Jackson yang pernah menangani hidangan Met Gala, mengungkapkan bahwa larangan tersebut bukan sekadar preferensi pribadi. “Ia tidak ingin makanan memengaruhi napas para tamu. Selain itu, ada juga orang yang alergi terhadap bahan-bahan makanan seperti ini, meski jarang terjadi,” ujarnya.
-
Bawang Bombai – Selain bawang putih, bawang bombai juga tidak diizinkan dalam menu. Kandungan sulfur dalam bawang dapat menyebabkan bau menyengat yang bertahan lama, bahkan bisa menempel di kulit. Dalam acara dengan standar tinggi seperti ini, aroma yang kuat dianggap dapat mengganggu kenyamanan dan merusak suasana elegan. Oleh karena itu, menu Met Gala disusun secara ketat untuk menghindari bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap. Harapannya, para tamu tetap percaya diri sepanjang acara berlangsung.
-
Kucai – Kucai atau chives turut masuk daftar bahan makanan yang dilarang. Selain berpotensi menyebabkan bau mulut, kucai juga sering digunakan sebagai hiasan makanan berisiko terselip di sela gigi. Hal ini dinilai kurang pantas mengingat para tamu akan banyak difoto dari jarak dekat. Chef Josh Jackson menambahkan, “Kemungkinan besar alasan utamanya adalah karena Anna Wintour tidak ingin ada kucai yang terlihat di gigi tamu. Itu bisa dimengerti dalam acara sebesar ini,” ungkapnya.
-
Bruschetta – Hidangan pembuka klasik khas Italia seperti bruschetta juga tidak ditemukan dalam menu. Makanan ini dikenal cukup berantakan saat dimakan karena topping-nya mudah jatuh. Dalam acara dengan busana bernilai tinggi, risiko makanan tumpah tentu harus dihindari. Seorang staf majalah Vogue pernah menyebut bahwa Anna Wintour memang tidak menyukai hidangan yang berpotensi mengotori pakaian. Dengan banyaknya fotografer yang mengabadikan momen, menjaga penampilan figur ternama dan selebriti papan atas tetap sempurna menjadi prioritas utama.
-
Rempah Daun – Berbagai rempah daun seperti peterseli juga dilarang karena alasan serupa, yakni berisiko tersangkut di gigi dan merusak penampilan saat difoto. Kebijakan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang minim risiko bagi tamu Met Gala.
Chef Melissa King, yang ikut dalam pembuatan hidangan Met Gala 2022, mengungkapkan bahwa proses persetujuan menu sangat ketat. “Anna Wintour terlibat di setiap tahap pemilihan makanan. Menu makanan harus melalui beberapa kali uji coba dan evaluasi sebelum disetujui,” katanya. Melissa menambahkan bahwa proses tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan hanya untuk satu hidangan.
Dengan aturan ketat ini, Met Gala menjaga kesan elegan dan bebas dari gangguan aroma atau kotoran pada pakaian para tamu. Setiap bahan yang terpilih harus sesuai dengan tema, estetika, dan kenyamanan. Keputusan Anna Wintour mencerminkan perhatian detail terhadap setiap aspek acara, dari busana hingga makanan.
Acara ini menunjukkan bagaimana sebuah perhelatan mode dapat mengatur hampir setiap elemen, termasuk makanan, untuk menciptakan pengalaman yang terjaga kualitasnya. Dengan larangan bahan tertentu, Met Gala memastikan bahwa tamu dapat berinteraksi, difoto, dan menikmati hidangan tanpa gangguan. Keputusan ini menegaskan komitmen Anna Wintour terhadap standar tinggi dan kesempurnaan yang selalu diharapkan di dunia mode.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Han Lewat 25 Tahun di KFC, Buka Warung Ayam Mantan KFC
Zushiku: Sushi Grab‑n‑Go Menyajikan Rasa Autentik di Jakarta
Bump: Kue Protein Sehat 170 Kalori dari Montreal Fitness
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
