MH Purbaya: IHSG Capai 10.000 Akhir Tahun, Ekonomi Kuat
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mencapai 10.000 pada akhir tahun ini, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan bahwa meski indeks ini saat ini melemah, dasar ekonomi Indonesia tetap kuat.
“Bisa lah, ini kan masih gonjang-ganjing. Kalau ekonominya fundamentalnya bagus, nanti naik cepat,” ujarnya di Gedung BPKP Kemenkeu, Jakarta Selatan, Jumat (24 April 2026).
Purbaya menambahkan bahwa fokus utama pemerintah adalah menjaga perekonomian tetap stabil. “Makanya fokus saya adalah jaga itu, bukan jaga IHSG. Karena IHSG akan adjust otomatis ke fundamental ekonominya,” jelasnya.
Hari ini, IHSG turun 3,38% dan berakhir di 7.129,4. Pada pembukaan, indeks memulai hari di 7.378,0, mencapai puncak 7.383,4 sebelum merunduk ke 7.115,9.
Volume transaksi mencapai 47.128 miliar saham dengan nilai Rp 24.338 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 2.685.047 kali.
Di antara saham yang diperdagangkan, 83 menguat, 670 melemah, dan 62 tetap stagnan.
Secara mingguan, IHSG melemah 6,61%. Bulanan turun 0,48%, tiga bulanan 19,76%, dan enam bulanan 12,73%.
Dengan data ini, dapat dilihat bahwa meski pasar saham sedang turun, ekspektasi pemerintah tetap optimis akan kenaikan indeks berdasarkan kondisi ekonomi fundamental yang kuat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
