Michael Hartono Meninggal, Djarum Kehilangan Sosok Bapak

Nita W. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Michael Hartono Meninggal, Djarum Kehilangan Sosok Bapak

Gambar atau konten salah?

Michael Bambang Hartono telah meninggal dunia. Kepergiannya menimbulkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi klub bulutangkis yang ia dirikan, tetapi juga bagi keluarga besar Djarum secara keseluruhan.

Achmad Budiharto, Direktur Program Bakti Sosial Djarum Foundation, menyampaikan hal ini. Menurutnya, Bambang Hartono sudah seperti sosok bapak yang melindungi semua anak buahnya.

"Saya rasa ini bukan hanya untuk PB Djarum, tapi untuk seluruh keluarga besar Djarum. Beliau itu seperti bapak yang mengayomi kami semua," ujar Budiharto melalui sambungan telepon pada Kamis (19/03/2026).

Budiharto, yang akrab disapa Budi, mengingat jelas interaksinya dengan Bambang Hartono. Interaksi itu terjadi ketika almarhum masih memimpin di bidang pemasaran, dan juga saat Budi aktif di PBSI.

"Perkenalan saya dengan beliau terjadi saat itu, di samping beliau sebagai orang pemasaran, juga ketika saya berada di PBSI. Kami banyak berinteraksi karena cabang kami sama-sama berada di bawah KONI dan KOI," jelasnya.

Budi menambahkan, Bambang Hartono menunjukkan dukungan besar terhadap olahraga. "Beliau sangat mendukung waktu itu. Perhatian beliau terhadap bulutangkis juga besar. Beliau sering mengajak saya berdiskusi saat itu," kata mantan Wasekjen PBSI tersebut.

Perhatian Bambang Hartono meluas ke bidang lain, termasuk kepada para pegawainya.

"Menurut pandangan saya, jika beliau menekuni sesuatu, beliau akan sangat serius. Sebagai contoh olahraga bridge, semua upaya akan dikerahkan untuk memajukan olahraga itu sampai ke tingkat tertinggi," tutur Budiharto.

Secara pribadi, Budiharto menggambarkan sosok almarhum sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan tidak segan berbicara dengan siapa pun, tanpa memandang tingkatan.

Ada satu pesan dari Bambang Hartono yang sangat membekas di ingatan Budiharto. Pesan itu muncul saat mereka sempat berbeda pendapat mengenai kondisi atlet.

"Waktu itu saya sedikit berbeda pendapat dengan beliau terkait kondisi atlet. Beliau berkata, 'Kalau kamu mau membuat atletmu maju, jangan pikirkan dirimu. Tapi, jadilah atlet itu sendiri, maka kamu akan merasakan apa yang dibutuhkan dan apa yang diharapkan atlet'," kenang Budiharto.

"Kata-kata itu menyadarkan saya bahwa atlet tidak hanya perlu dituntut, tetapi juga perlu didukung dan diperhatikan. Itu yang selalu saya ingat," tutup Budiharto.


Ringkasan Berita

  • Michael Bambang Hartono meninggal dunia, meninggalkan duka bagi PB Djarum dan keluarga besar Djarum.
  • Achmad Budiharto dari Djarum Foundation menggambarkan almarhum sebagai sosok bapak yang mengayomi.
  • Budiharto sering berinteraksi dengan almarhum saat menjabat di bidang pemasaran dan di PBSI, merasakan dukungan besar beliau terhadap bulutangkis.
  • Bambang Hartono dikenal sangat serius dalam memajukan bidang yang ditekuni, seperti bridge, dan dikenal sebagai pribadi yang hangat serta rendah hati.
  • Pesan penting yang diingat Budiharto adalah nasihat almarhum agar seorang pemimpin harus mampu menempatkan diri sebagai atlet untuk memahami kebutuhan mereka.
Michael Bambang HartonoDjarum FoundationPB DjarumBulutangkisAchmad BudihartoBridgeKONIKOI

Komentar

Memuat komentar...